11 Penyebab Motor Menjadi Lebih Boros BBM

Berkendara dengan motor salah satu alasannya adalah agar menghemat bensin (BBM), tetapi jika motor menjadi lebih boros maka kita juga berpikir ulang saat akan memakainya. Seiring dengan waktu dan pemakaian motor akan mengalami beberapa spare part yang aus, selain juga cara mengemudi kita yang akan menentukan boros tidaknya sepeda motor.
Beberapa penyebab motor menjadi lebih boros memang harus kita ketahui untuk bisa mengatasinya, nah berikut ini adalah 7 Penyebab motor menjadi boros BBM:
1. Usia motor menyebabkan boros BBM
Lama kelamaan seiring dengan pemakaian motor maka beberapa bagian mesin motor juga akan mengalami aus, mesin yang semakin tidak presisi menjadi lebih tidak enak dikendarai, tidak stabil dan makin boros BBM. Jika motor baru konsumsi BBM bisa mencapai 1:60 maka untuk motor yang usianya 5 tahun keatas maka akan menjadi boros misalnya jadi 1:50 atau 1:40.
Hal ini sama dengan mobil, misalnya mobil katana admin mobilku.org dulu masih baru konsumsi BBMnya bisa 1:15 (1 liter untuk 15 Km), tetapi setelah berusia 19 tahun konsumsi BBM mobil admin kini 1:12 (1 liter untuk 12 km), hal ini wajar karena mesin juga memiliki umur pakai, jika ingin menjadi seperti baru ya turun mesin, diperbaiki yang rusak/ aus misalnya ring piston atau kerak pada mesin, dll.
2. Filter udara kotor penyebab boros BBM
Salah satu penyebab yang umum terjadi adalah filter udara kotor bisa menyebabkan konsumsi BBM motor menjadi lebih boros BBM, alasannya saringan (filter) udara yang kotor akan menyebabkan aliran udara yang masuk ke sistem injeksi/ karburator menjadi berkurang, hal ini akan menyebabkan campuran antara bensin dan udara menjadi tidak seimbang dan pembakaran bensin di ruang mesin menjadi tidak ideal, akibatnya banyak bensin yang tidak terbakar dan terbuang percuma (pembakaran tidak optimal).
Solusinya sangat mudah yakni hanya dengan membersihkan filter udara atau menggantinya, harganya juga murah sekitar 20 ribuan, pergi ke bengkel dan bilang service Pak! sekalian filter BBMnya dicek ya pak!
Membersihkan filter udara ini sebenarnya adalah termasuk bagian dari standar service rutin/ service ringan motor, jadi jika motor kalian selalu diservice rutin apa lagi di bengkel resmi maka masalah ini tidak akan terjadi.
3. Tekanan angin ban kurang penyebab boros BBM
Tekanan udara/ tekanan angin ban sebaiknya cukup yakni sekitar 31-32 Psi (rata-rata motor), karena jika tekanan angin kurang misalnya dibawah 28 Psi akan terasa motor menjadi lebih berat tarikannya. Hal ini juga menyebabkan mesin bekerja lebih keras sehingga membutuhkan BBM konsumsi yang lebih besar untuk menjalankan motor.
Selain menjadi lebih boros, keburukan ban kekurangan angin adalah motor menjadi lebih sulit dikendalikan, kemudi seperti goyang dan ingin jatuh (tidak seimbang) akibat ban terlalu lunak. Selain itu ban yang kekurangan angin juga mudah bocor terkena paku karena cengkraman ban ke jalan makin besar.
Tetapi juga jangan memompa ban melebihi tekanan idealnya, misalnya dipompa sampai 40 Psi ke atas, meskipun motor menjadi ringan akan tetapi ada bahaya lain yakni motor menjadi lebih licin dikendarai (cengkeraman roda ke aspal menjadi lemah), saat hujan motor sering terpeleset karena tekanan angin ban yang kelebihan. Selain itu motor juga menjadi lebih keras saat dikendarai (tidak empuk) menjadi tidak nyaman, selain itu memompa ban terlalu keras juga menyebabkan ban motor menjadi rusak (bergelombang) sehingga tidak seimbang dikendarai dan seperti mengendarainya di jalan bergelombang (padahal ban kita yang bergelombang)
4. Setelan karburator yang tidak sesuai menyebabkan boros BBM
Jika kita sudah memakai motor dengan sistem injeksi maka bisa melewatkan hal ini, tetapi jika motor kita masih memakai sistem pasokan BBM memakai karburator maka kita harus secara rutin mengecek setelan angin pada karburator (jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil), setelan angin yang pas bisa diperoleh dengan memutar-mutar sekrup yang ada pada karburator untuk mendapatkan nyala yang paling langsam tetapi motor tidak mati.
Biasanya pemilik motor karburator sudah paham hal ini, pengecekan dilakukan tiap 1000 km juga bisa dilakukan sendiri dirumah, tetapi jika ada masalah pada karburator terlalu berat tentunya harus ke bengkel untuk dibersihkan dan disetel ulang karburatornya, biasanya dilakukan pembongkaran dan pembersihan, jika masih bandel ya dilakukan penggantian karburator seperti yang pernah admin alami pada motor Honda Supra admin mobilku.org
5. Busi sudah aus menyebabkan motor boros bensin
Busi motor ini terkait dengan sistem pengapian motor jika busi baik maka sistem pengapian juga dalam kondisi baik, busi memiliki umur pakai sekitar 10 ribu Km setelah itu dia akan mengalami penurunan performa dan kemampuan membakar BBM juga berkurang, selain itu busi juga bisa rusak akibat pemakaian yang berlebih.
Busi pada motor juga harus sering dibersihkan minimal 1000 km sekali, dibersihkan sendiri di rumah karena pada 1000 Km biasanya sudah ada kotoran/ jelaga/ oli di elektroda (kutub) busi.
Jika usia busi sudah mencapai 10 ribu KM lebih baik diganti dengan yang baru agar tidak menyebabkan pengapian tersendat dan boros BBM, harga busi motor ini tidak mahal, yang biasa antara 10 ribu rupiah sampai 15 ribu rupiah kok.
6. Suhu mesin dibawah suhu kerja (suhu idealnya) penyebab motor boros BBM
Di pagi hari kita sering menstarter motor lalu ngebut tancap gas, padahal saat pagi hari suhu mesin motor kita masih sangat dingin, maka diperlukan pemanasan sekitar 1 menit untuk mesin sedikit panas agar motor mencapai suhu yang ideal yakni sekitar 70 derajat celcius, yahh meskipun belum 70 derajat misalnya 40 derajat (hangat-hangat gitu) asalkan gak dalam kondisi dingin-dingin amat, karena saat pagi suhu udara sekitar 18 derajat celcius.
Memanaskan mesin kira-kira 1 menit sebelum di gas juga berfungsi agar saat berjalan motor tidak tersendat-sendat, saat memanaskan motor gas-gas dulu jika sudah dirasa stabil/ langsam boleh dijalankan.
Tetapi yang perlu diingat adalah jangan memanaskan motor terlalu lama karena itu juga jadi pemborosan bensin, di desa-desa orang masih ada yang memanaskan motor sampai 30 menit wahhh ini sih pemborosan bensin dan waktu ya brooo
7. Tutup tangki motor kurang rapat/ rusak menyebabkan bensin menguap
Nah ini kelihatannya sepele tetapi kita perlu waspada terutama pada motor-motor jadul/ motor lawas yang mana sering terjadi kerusakan pada tutup tangki yang menyebabkan bensin menguap melalui tutup tangki ini, karena bensin termasuk cairan yang mudah sekali menguap (bisa habis bensin kalau tidak tertutup dengan baik).
Pada tutup tangki biasanya memiliki sistem ventilasi yang bertugas untuk memasukkan udara saat bensin tersedot ke karburator/ sistem injeksi (menetralkan tekanan udara dalam tangki), jika ventilasi ini rusak maka uap bensin bisa keluar melalui ventilasi tutup tangki BBM ini.
Kadang-kadang pemilik motor lupa menutup tangki saat habis isi bensin di SPBU atau menutupnya kurang rapat, hal ini juga bisa menyebabkan bensin menguap dan jadi lebih boros BBM
8. Rem terlalu seret menyebabkan boros bensin
Setelan rem yang terlalu seret atau rapat akan menyebabkan gesekan pada cakram maupun tromol, gesekan ini tentunya akan membuat putaran roda terhambat & laju motor juga terhambat, mesin akan lebih banyak butuh tenaga untuk memutar roda dan menjalankan motor.
Nah saat menyetel rem ini pastikan saat rem dilepas dan roda diputar, putaran roda tidak terhambat (langsam)
9. Cara berkendara yang terlalu kasar/ spontan
Yang terakhir penyebab borosnya BBM adalah cara berkendara kita, kita biasanya terlalu banyak mengerem sehingga motor kehilangan momentum dan butuh banyak tenaga untuk melakukan percepatan agar kembali ke percepatan yang diinginkan.
Kita sering gas rem gas rem tanpa memperhitungkan bahwa mengegas dari kecepatan 0 kpj ke kecepatan 60 kpj itu membutuhkan energi yang lebih besar daripada mempertahankan kecepatan 60 kpj.
Lebih-lebih kita melakukannya dengan kasar/ cepat atau terkesan memaksa seperti kebut-kebutan, yang perlu diingat bahwa saat kita memaksa akselerasi dengan cepat maka konsumsi BBM juga makin boros
10. Adanya kerak pada ruang bakar penyebab motor boros BBM
Adanya kerak pada ruang bakar menyebabkan piston menjadi kurang ideal bekerja sehingga mengakibatkan tenaga (tarikan) motor berkurang, kerak ini sering menyebabkan mesin ngelitik dan menyebabkan motor lebih boros BBM karena tenaga untuk menggerakkan roda juga buruk.
Penyebab kerak pada ruang bakar motor:
Kerak pada ruang bakar bisa timbul karena adanya part yang aus misalnya ring seher, selain itu pemakaian BBM yang kurang tepat juga bisa menyebabkan residu yang menjadi kerak pada ruang bakar, kotoran pada tangki BBM (karat) juga bisa menyebabkan kerak pada ruang bakar, sistem pengapian yang lemah juga bisa menyebabkan kerak pada ruang bakar, setelan karburator yang kurang tepat juga menyebabkan kerak pada ruang bakar, usia pemakaian motor juga bisa menyebabkan kerak pada ruang bakar.
Solusi menghilangkan kerak di mesin/ ruang bakar: bisa dilakukan di bengkel, bilang aja bersihkan ruang bakar! biasanya bengkel akan memasukkan cairan ke dalam ruang bakar untuk merontokkan kerak, tidak mahal kok paling 50 ribu rupiah.
11. Sering memakai gigi rendah pada RPM tinggi menyebabkan boros BBM
Memakai gigi rendah misalnya gigi 1 dan 2 terlalu lama (sepanjang perjalanan) padahal kita bisa memakai gigi 3 dan 4 bisa menyebabkan boros BBM, oleh karena itu gigi rendah memang dibutuhkan untuk awal menjalankan motor atau saat di tanjakan, tetapi saat motor dalam keadaan memungkinkan memakai gigi 3 dan 4 (gigi tinggi) kenapa gak dipakai?
Tepat dalam memakai gigi dan putaran mesin (Rpm) serta kecepatan motor yang ideal bisa membuat motor menjadi lebih irit BBM, pada motor-motor terbaru sudah memiliki indikator Eco, nah kita tinggal belajar menyetir sesuai indikator eco tersebut.
Artikel lain: Cara mengemudi mobil saat jalan licin akibat hujan

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini