Perbandingan 6 Mobil Double Cabin di Indonesia

Mobil Doube Cabin atau D Cab saat ini makin digemari penggunaannya di Indonesia, D Cab memiliki keunggulan dapat membawa barang yang lebih banyak ke tempat-tempat yang sulit dijangkau mobil penumpang biasa, Mobil Double Cabin ini sebenarnya tergolong mobil SUV atau mobil berdaya jelajah yang sangat baik, dibekali dengan kemampuan mesin yang gahar serta desain body kokoh dan tinggi untuk melibas jalan rusak berat. padahal Interiornya mobil D Cab dibuat cukup nyaman.
Nah, paling tidak sekarang ada 6 mobil Double Cabin yang beredar di pasar tanah air:
Mitsubishi Strada Triton, Toyota Hilux, Nissan Navara, Isuzu D Max, Mazda BT 50 dan Ford Ranger. Mobil lainnya sebenarnya ada akan tetapi kami rasa secara kualitas kurang baik.
Spesifikasi dan perbandingan mobil D Cab di Indonesia:
Mitsubishi Strada Triton
Mitsubishi Strada Triton sekarang dikenal dengan Triton dan yang terbaru adalah All New Triton, Harga All New Triton mulai 357 Juta rupiah sampai 414 Juta Rupiah. Mobil ini dibekali mesin 2500 cc yang bertenaga sampai 178 Hp untuk varian Exceed.
Dimensi P x L x T (mm): 5255 x 1815 x 1795
Wheel base: 3000 mm
Ground Clearance: 220 mm
Berat kosong: 1905 Kg
Maksimum mengangkut beban: 995 Kg
Mesin: Diesel 2500 cc, Direct Diesel Injection Turbo Charger
Tenaga Maksimum: 178 Hp pada putaran mesin 4000 Rpm
Torsi Maksimum: 400 Nm pada putaran mesin 2000 Rpm
Power to Weight Ratio: 10,702 Kg
Torsion to weight ratio: 4.762 Kg
Jika dilihat dari rasio tenaga terhadap berat dan juga rasio torsi terhadap berat maka mobil ini bisa dikatakan sangat baik, makin kecil angkanya maka makin tangguh dia. Nanti kita lihat seberapa nilai dari rivalnya
Toyota Hilux
Toyota Hilux D Cab dijual mulai 385 juta rupiah sampai 443 juta rupiah, lebih mahal daripada All New Triton. Toyota Hilux juga memakai mesin Diesel 2500 cc, akan tetapi untuk masalah tenaga tenyata jauh dibawah all new triton (jika dilihat dari spek yang dikeluarkan Toyota Indonesia melalui brosur spesifikasi mobilnya). Nah berikut ini sekilas Spesifikasi mobil
Dimensi P x L x T (mm): 5285 x 1800 x 1815
Ground Clearance: 212 mm
Berat kosong: 2008 Kg
Maksimum mengangkut beban: 882 Kg
Mesin: Diesel 2500 cc, Diesel DOHC
Tenaga Maksimum: 144 Hp pada putaran mesin 3400 Rpm
Torsi Maksimum: 343 Nm pada putaran mesin 1600-2800 Rpm
Power to Weight Ratio: 13,94 Kg
Torsion to weight ratio: 5.854 Kg
Nah jika dibandingkan tenaganya antara Hilux dan Triton, maka kalah sangat jauh dimana Mitsubishi Triton bertenaga sampai 178 tenaga kuda sedangkan Hilux hanya 144 tenaga kuda, begitu pula dengan rasio tenaga dan beban dimana Mitsubishi Triton jauh lebih ringan tarikannya dengan 10,7 Kg saja untuk tiap 1 Hp (tenaga kudanya)
Sekarang kita bandingkan torsinya, Triton lebih unggul dengan 400 Nm sedangkan Hilux hanya 343 Nm, rasio torsi dengan berat mobil untuk Triton 4.762 sedangkan Hilux 5.854, rasio torsi ke berat kosong ini juga mencerminkan kemampuan mobil membawa beban atau saat menanjak dimana Triton jauh lebih ringan daripada Hilux.
Kalau melihat kemampuan membawa beban kedua mobil ini juga sangat terlihat jauh, dimana Triton bisa membawa beban sampai 995 Kg sedangkan Hilux hanya 882 Kg, selisihnya lebih dari 100 Kg lebih tangguh Triton
Jika melihat harganya ternyata Hilux lebih mahal dibanding Triton, selisih sekitar 30 jutaan lebih murah Triton.
Nah jika kita mau meneliti seperti ini kita bisa menentukan mobil yang akan kita beli, apakah mobilnya memiliki kemampuan yang baik atau tidak, harganya lebih mahal atau tidak....dari data diatas bisa disimpulkan bahwa tidak semua mobil yang lebih mahal itu lebih baik
Nissan Navara
Nissan Navara adalah mobil D Cab yang dijual dengan harga mulai 388 juta sampai 440 juta rupiah, mobil ini memakai mesin diesel berkapasitas 2500 cc dan bertenaga sampai 190 Hp wah gahar banget ya tenaganya. Oke kita lihat spek lengkapnya
Dimensi P x L x T (mm): 5255 x 1850 x 1820
Wheel base: 3150 mm
Ground Clearance: 228 mm
Berat kosong: 1951 Kg
Maksimum mengangkut beban: 930 Kg
Mesin: Diesel 2500 cc, DOHC VGS Turbo Intercooler
Tenaga Maksimum: 190 Hp pada putaran mesin 3600 Rpm
Torsi Maksimum: 450 Nm pada putaran mesin 2000 Rpm
Power to Weight Ratio: 10,268 Kg
Torsion to weight ratio: 4.335 Kg
Dari Nissan Navara data diatas ternyata kemampuan mesinnya melebihi All New Triton, meskipun selisihnya tidak terlalu banyak jika dilihat di rasio tenaga ke berat atau torsi ke berat. Akan tetapi selisih tenaga walaupun 10 Hp atau torsi walaupun 50 Nm itu sangat berarti saat-saat mobil dipacu maksimal. Jika dilihat dari spesifikasi yang kami sajika diatas nampaknya diantara ke tiga mobil yang dibahas Nissan Navara menjadi yang nomor 1.
Sepintas Nissan Navara ini sangat menjanjikan, dengan dimensi yang bisa dibilang besar jika dibanding triton, bahkan hilux, akan tetapi tenaga dan torsinya juga besar. Sedangkan harga yang ditawarkan juga sangat bersaing yakni sekitar 400 jutaan. Penggeraknya juga sudah memakai 4x4 sama dengan kedua rivalnya diatas (triton dan Hilux)
Isuzu D-Max
Isuzu D Max ini bisa dibilang D Cab dengan harga yang mahal ya, harga termurahnya aja 424,5 juta rupiah (varian D Cab VGS MT), sedangkan varian termahalnya (Rodeo VGS AT) masih dijual seharga 514.5 juta rupiah. Wah jadi yang termahal nih dari Triton, Hilux dan Navara. Oke kita akan liat speknya lebih jauh
Dimensi P x L x T (mm): 5295 x 1860 x 1795
Wheel base: 3095 mm
Ground Clearance: 235 mm
Berat kosong: 1925 Kg
Maksimum mengangkut beban: 875 Kg
Mesin: Diesel 3000 cc Commonrail Turbo Charger Intercooled
Tenaga Maksimum: 136 Hp pada putaran mesin 3400 Rpm
Torsi Maksimum: 294 Nm pada putaran mesin 1400-3000 Rpm
Power to Weight Ratio: 14,14 Kg
Torsion to weight ratio: 6.54 Kg
Nah setelah melihat spesifikasi mesinnya ternyata harganya tak sebagus mesinnya, harganya sampai 514 juta akan tetapi mesinnya kalah dengan yang harga 388 juta, yah payah nih mobil. tenaganya paling jelek tp harganya paling mahal dibanding mobil-mobil rivalnya di atas:-(
Mazda BT 50
Mazda BT 50 adalah mobil D Cab dari Mazda yang sudah beredar tentunya, mobil ini bisa dibilang D Cab dengan mesin yang kecil atau terkecil diantara para rivalnya, jika D Cab pabrikan lain rata-rata memakai mesin 2500 cc maka Mazda BT 50 ini hanya memakai mesin 2200 cc, nah lantas bagaimana dengan tenaganya? kita simak speknya dibawah
Dimensi P x L x T (mm): 5365 x 1850 x 1837
Wheel base: 3220 mm
Ground Clearance: 232 mm
Berat kosong: 2104 Kg
Maksimum mengangkut beban: 1096 Kg
Mesin: Diesel 2200 cc Turbo Charger Intercooled
Tenaga Maksimum: 118 Hp pada putaran mesin 3700 Rpm
Torsi Maksimum: 285 Nm pada putaran mesin 1500-2700 Rpm
Power to Weight Ratio: 17,83 Kg
Torsion to weight ratio: 7.38 Kg
Wah ternyata tenaganya paling kecil dibanding yang lain, bahkan dibanding Isuzu D Max masih memiliki rasio tenaga dan beban 14,14 sedangkan Mazda BT50 ini jauh sekali di angka 17,83 wah makin berat nih akselerasinya. Tak hanya akselerasi tp kemampuan membawa bebannya juga lebih jelek, D Max memiliki rasio torsi dan berat sekitar 6,54 nah pada Mazda BT 50 ini lebih berat lagi yakni 7.38.
Wah gak kebayang nih jika Mazda BT50 diajak tanding sama nissan avara atau triton bakal ketinggalan jauh. Untuk harganya tidak dicantumkan di web resminya sob akan tetapi perkiraan www.mobilku.org harga termurahnya masih 400 jutaan
Ford Ranger
Ford Ranger adalah mobil D Cab yang juga sangat digemari, memiliki kualitas eksterior dan interior sangat baik dan berkelas, maklum ini mobil produksi amerika broo jadi kualitas bagus. Sayangnya sejak awal tahun 2016 Ford telah meinggalkan Indonesia sehingga pasar mobil ford turun drastis, hal ini akibat kekhawatiran pasar tentang ketesediaan sparepart mobil Ford selanjutnya tak terkecuali Ford Ranger yang harga secondnya turun drastis. Ford ranger yang baru sudah tidak dijual sejak awal tahun sob...jadi kalau cari mobil ini hanya ada yang bekas. Ok kita lihat speknya bro:
Secara umum mobil Ford Ranger terbagi atas 2 pilihan mesin yakni mesin diesel 2200 cc dan mesin diesel 3200 cc, kita akan bahas yang 3200 cc bro soalnya yang banyak dijual itu
Dimensi P x L x T (mm): 5354 x 2163 x 1821
Wheel base: 3220 mm
Ground Clearance: 230 mm
Berat kosong: 1795 Kg
Maksimum mengangkut beban: 1400 Kg
Mesin: Diesel 3200 cc Turbo Charger Intercooled
Tenaga Maksimum: 197 Hp pada putaran mesin 3000 Rpm
Torsi Maksimum: 470 Nm pada putaran mesin 1720-2200 Rpm
Power to Weight Ratio: 9.11 Kg
Torsion to weight ratio: 3.81 Kg
Dilihat dari data diatas, mobil ford adalah yang terbaik dibandingkan lainnya..coba lihat Power to weight rationya sangat ringan yakni 9,11. Nissan Navara saja hanya 10,26 dan Mitsubishi Triton hanya 10,7 yang mana makin kecil rasio tenaga dan berat ini maka mobil makin ringan berakselerasi.
Secara dimensi Ford Ranger lebih besar akan tetapi dia melaju lebih ringan
Dilihat dari rasio torsi dan berat mobilnya Ford Ranger juga jadi yang terbaik yakni mencapai 3,8 padahal Nissan Navara hanya 4,3 dan All New Triton 4,7. Lagi-lagi rasio torsi ke beban ini makin kecil makin ringan dalam membawa beban atau menanjak
Tak hanya bagus di mesin dan sasis, Ford ranger sebenarnya juga unggul dalam interior, eksterior material mobil dan lain sebagainya.
Hanya sayang produsen ini sudah angkat kaki dari Indonesia sehingga timbuk kekhawatiran bagaimana nanti sparepartnya jika ada kerusakan. Saat ini konsorsium dealer mobil seluruh Indonesia sedang mengusahakan agar menjadi dealer ford yang baru akan tetapi kepastiannya masih belum.
Kesimpulan
Dari beberapa mobil D Cab diatas dapat diurutkan dari yang terbaik menurut versi www.mobilku.org berdasar data di atas (dimulai dengan yang terbaik):
1. Ford Ranger
2. Nissan Navara
3. Mitsubishi All New Triton
4. Toyota Hilux
5. Isuzu D-Max
6. Mazda BT50
Nah khusus untuk Ford Ranger pecinta otomotif harus benar-benar mempertimbangkannya jika akan meminang mobil ini karena dealer resminya untuk service sekarang sudah tidak ada, ketersediaan sparepartnya juga tidak ada jaminan.
Membeli mobil tidak hanya tentang mesin akan tetapi juga mempertimbangkan sistem keselamatan, fitur hiburan, harga jual kembali, hobi, interior, eksterior, dll yang tidak dibahas di atas. Nah untuk lebih mantap membeli harusnya tes drive terlebih dahulu semuanya baru memutuskan, sedangkan data teknis sifatnya membantu saja/ mendukung

1 komentar: