Tips Perjalanan Jauh dengan Motor Matic

Melakukan perjalanan jauh apa lagi menggunakan motor matic membutuhkan persiapan yang cukup, karena membutuhkan stamina yang sangat baik, kondisi motor matic yang juga bagus dan yang tak kalah penting adalah mengetahui teknik dan tips melakukan perjalanan jarak jauh dengan motor khususnya motor matic.
Motor matic memiliki beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan motor lainnya seperti motor sport atau motor bebek, oleh karena itu pecinta otomotif harus mengetahui karakter dari motor matic ini, sehingga bisa mempersiapkan kebutuhan selama perjalanan yakni:
- Motor matic lebih boros BBM, jika pembaca mobilku.org terbiasa memakai motor bebek maka mungkin harus menyiapkan uang bensin yang lebih banyak untuk perjalanan memakai motor matic
- Motor matic sensitif terhadap jalan bergelombang, jalan tidak rata, jalan berlubang, jalan gundukan dan jalan berbatu. Intinya untuk jalanan rusak/ offroad motor matic ini kurang enak dipakai bahkan jika dibandingkan dengan motor bebek, sehingga jika melakukan perjalanan jauh pilihlah rute yang memiliki jalan aspal halus. Ini terkait dengan ground clearance motor matic yang rendah, dan ban motor matic yang lebih kecil dibanding motor jenis (bebek atau motor sport atau trail)
- Oli mesin mudah habis, inilah sebabnya motor matic hanya optimal dipakai 2 jam saja atau 100 km, karena diatas 100 km mesin motor matic sangat panas dan harus diistirahatkan (jangan dipakai terus). Mesin yang panas ini memicu habisnya oli mesin karena menguap
- Motor matic memiliki resiko yang lebih tinggi saat menghadapi turunan (berbahaya), hal ini terkait rem mesin yang tidak sebagus motor transmisi manual seperti bebek dan motor sport/ trail
- Motor matic harus istirahat tiap menempuh jarak 100 km, ini terkait mesin yang mudah panas pada motor matic.
Tips melakukan perjalanan jauh dengan motor
Tips paling mudah adalah terkait waktu, lakukan perjalanan jauh di pagi hari (setelah sholat subuh sangat baik). Pagi hari udara masih sejuk dan tubuh masih dalam keadaan segar, saat pagi kondisi jalan juga masih sepi sehingga sangat efektif untuk melakukan perjalanan dengan cepat (jika siang hari butuh 4 jam, di pagi hari cuma butuh waktu 2 jam saja).
Selain terhindar dari macet, paat pagi hari resiko kecelakaan sangat minim dan resiko kejahatan juga terbilang kecil jika diatas jam 4 pagi, melakukan perjalanan di pagi hari berbeda dengan saat malam hari yang udaranya buruk dan rawan begal
Banyak rider yang menyepelekan (tidak mempersiapkan perjalanannya dengan baik), akibatnya banyak kendala di perjalanan yang sulit diatasi misalnya: butuh jas hujan, butuh minyak kayu putih, ban kurang angin, kemalaman di jalan bahkan sampai ancaman begal.
Berikut ini adalah persiapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh dengan motor matic:
Persiapan Fisik Rider
Persiapan fisik ini sangat penting karena melakukan perjalanan jauh butuh tubuh yang tidak mengantuk, butuh tubuh yang tidak lelah (dalam kondisi segar), membutuhkan tubuh yang sehat. Cara pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh adalah:
- Istirahat/ tidur yang cukup yakni 8 jam sebelum melakukan perjalanan, sebelum melakukan perjalanan di pagi hari, malamnya istirahat total yakni tidur yang cukup setelah isya. Tidur setelah Isya (jam 19.00) lalu bangun sebelum subuh (jam 03.30) membuat tubuh terasa segar.
Sebaiknya untuk persiapan motor dan barang-barang yang akan dibawa lakukan pada siang hari atau beberapa hari sebelum perjalanan, jadi pada malam hari semua sudah beres dan tinggal persiapan istirahat yang cukup
- Jangan melakukan kegiatan yang menguras tenaga sebelum perjalanan, misalnya mengangkat barang berat, kerja berat dan lain sebagainya
- lakukan peregangan otot-otot sebelum perjalanan agar otot menjadi lentur dan enak di jalan, peregangan otot dan tulang ini juga bisa dilakukan disela-sela kita istirahat selama perjalanan.
Persiapan motor matic
Jika menguasai mesin enak aja kita perbaiki dan persiapkan motor di rumah mulai: oli, busi, belt, mesin, lampu-lampu dan lain-lain.
Tapi jika tidak bisa mesin maka jangan berkecil hati, kita cukup membawa motor matic kita ke bengkel (lebih baik bengkel resmi). Kita suruh cek keseluruhan dan lakukan service, biasanya dilakukan penggantian busi, pembersihan ruang bakar, stel mesin, ganti oli, pengecekan rem, lampu-lampu, pelumasan belt, dan lain sebagainya sampai motor benar-benar siap dipakai.
Persiapan barang bawaan
Barang bawaan juga penting dipersiapkan terlebih dahulu misalnya: jaket, helm, kaos tangan, jas hutan, minuman, makanan ringan, jika perlu bawa senter, tenda (jika menginap di tengah perjalanan), minum air putih akan sangat cepat membantu menyegarkan tubuh kita, oleh karena itu wajib dibawa.
Tentukan rute perjalanan
Yang juga penting adalah perencanaan selama perjalanan atau rute yang akan dilalui, tentukan rute yang paling aman dari kecelakaan dan juga kejahatan, kemudian pilihlah rute yang paling cepat sampai di tempat tujuan.
Pada penentuan rute, tentukan juga di tempat mana saja kita akan melakukan istirahat, misalnya di Rest area kota semarang, tentukan pula kita melakukan apa saja termasuk membeli bekal selama di perjalanan nantinya. Termasuk tentukan dimana kita akan menginap, hal ini penting terkait dengan kenyamanan dan keselamatan kita.
Tips melakukan perjalanan
Nah di perjalanan kita membutuhkan tips2 atau hal-hal yang harus kita ketahui saat melakukan perjalanan jauh menggunakan motor matic, antara lain:
1. Lakukan perjalanan di pagi hari, hindari perjalanan malam jika memakai motor matic karena motor matic sekarang sangat disukai begal. Melakukan perjalanan di pagi hari kita bisa sampai paling tidak jam 9 malam (sudah stop).
2. Kecepatan maksimum
Kecepatan maksimum yang direkomendasikan adalah 60 km/jam di jalan lurus, jangan melebihi itu karena resiko kecelakaan akan meningkat drastis, jika jalanan padat turunkan kecepatan dibawah 40 km/jam.
Motor matic lebih rawan kecelakaan dibanding motor lainnya karena karakter rodanya yang kecil sehingga jika terkena jalan tidak rata atau jalan berlubang atau bergelombang dia mudah terpelanting, oleh karena itu menjaga kecepatan sangat penting.
3. Lakukan istirahat setelah melakukan perjalanan selama 2 jam,
Pengemudi motor wajib melakukan istirahat setelah menempuh perjalanan selama 2 jam atau maksimal 100 km, hal ini dilakukan karena memang keterbatasan fisik manusia dimana setelah 2 jam perjalanan fisik kita dikuras termasuk konsentrasi kita. Tak hanya fisik yang terkuras, tetapi otak selama 2 jam juga terkuras untuk menganalisa jalan dan membuat keputusan selama perjalanan (menyalip, mengerem, mengambil jalur kiri, mengamati lingkungan, kondisi jalan dan lain sebagainya). Jika mengemudi mobil bisa tiap 3 jam sekali melakukan istirahat.
Oleh karena itu kita wajib istirahat 1 sampai 2 jam setelah melakukan perjalanan jauh selama 2 jam, lakukan peregangan otot lalu tidur sejenak. pecinta otomotif juga bisa memanfaatkan waktu istirahat dengan buang air besar/ kecil atau makan makanan ringan dan minum air putih.
Istirahat bisa dilakukan di pom bensin, rest area, pos polisi, mushola, dll. Setelah melakukan istirahat bisa melanjutkan perjalanan selama 2 jam lagi, lalu istirahat lagi, begitu seterusnya sampai maksimum 4 kali perjalanan (8 jam)
4. Berhenti saat hujan deras dan menjelang magrib
Untuk rider hal yang menjadi masalah adalah saat hujan turun, jika dirasa jalan berbahaya lebih baik berhenti karena saat hujan kita lebih berisiko (kecelakaan lebih tinggi) karena kondisi jalan yang licin, berlubang dan lain sebagainya. Jika hujan masih rintik-rintik tak masalah, tetapi jika deras lebih baik berhenti
Begitu pula perjalanan menjelang magrib saat dianjurkan untuk berhenti karena tubuh kita akan menyesuaikan dengan perubahan suhu dan mata menyesuaikan dengan jumlah cahaya yang berkurang saat pergantian dari siang ke malam, selin itu biasanya pada pergantian siang ke malam ini banyak binatang malam yang mulai muncul dan mengganggu perjalanan kita.
 Berhenti selama 1 jam (mulai jam 5 sampai jam 6) sekaligus sholat magrib sekalian istirahat adalah solusi yang baik bagi perjalanan kita.
5. Jangan makan terlalu banyak saat perjalanan,
makanlah secukupnya karena biasanya orang setelah makan akan mengantuk, hal ini wajar karena aliran darah akan diarahkan ke perut untuk mengolah makanan sedangkan aliran darah ke otak berkurang dan ini yang menyebabkan kantuk.

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini