Tips Aman Naik Motor Malam Hari

Banyak pengendara motor yang lebih suka melakukan perjalanan di malam hari ketimbang siang hari terutama kaum adam, alasannya saat malam hari cuaca lebih sejuk/ dingin, udara lebih minim polusi dan juga jalan lebih sepi sehingga lebih leluasa di jalan dan makin cepat sampai ketimbang siang hari.
Akan tetapi naik motor malam hari juga memiliki keburukan yang resikonya dianggap lebih besar daripada naik motor siang hari, seperti: berkendara malam hari lebih rawan begal, naik motor malam hari juga sering mengantuk. Selain itu berkendara di malam hari membutuhkan planning yang lebih matang terkait rute, kondisi motor, kondisi fisik dan skill berkendara.
Berikut ini adalah 7 tips naik motor di malam hari agar aman dan selamat:
1. Persiapkan Kondisi fisik
Kondisi fisik yang tidak fit seperti kurang istirahat atau lagi sakit akan memperbesar resiko terjadinya kecelakaan, sebelum melakukan perjalanan di malam hari alangkah baiknya mempersiapkan fisik yang prima dengan beristirahat (tidur) yang cukup selama 5-8 jam sebelum perjalanan.
Jika pecinta otomotif merasa sakit (pusing/ masuk angin) lebih baik tidak melakukan perjalanan, karena berkendara malam hari lebih membutuhkan konsentrasi yang tinggi akibat jalan yang tidak begitu kelihatan dan banyaknya lampu sorot dari kendaraan lain.
Pastikan dan persiapkan dulu tubuh dalam kondisi segar dan sehat, termasuk jika sehabis mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk jangan langsung berangkat, tetapi tunggu 3 jam setelah obat selesai bereaksi
2. Persiapkan kondisi motor
Malam hari kita lebih sulit mencari bengkel dan jika ada apa-apa kita akan menanganinya sendiri, tetapi menurut admin mobilku.org daripada kita menangani di perjalanan alangkah baiknya kita mempersiapkan kondisi motor terlebih dahulu misalnya dengan menservice ke bengkel sehari sebelum perjalanan.
Pecinta otomotif juga bisa mempersiapkan kondisi motor dirumah dengan mengecek beberapa komponen seperti kondisi ban (tekanan angin dan kemungkinan ban sudah aus), kondisi busi, bahan bakar, oli yang masih bagus, kondisi mesin, dan lain sebagainya.
Persiapkan dan pastikan motor dalam kondisi prima dan siap diajak kebut-kebutan, karena malam hari nanti kita dituntut bisa ngebut seandainya diikuti dari belakang.
3. Pakai jaket biker dan perlengkapan berkendara yang baik
Yang paling penting diantara perlengkapan berkendara yakni memakai:
- Jaket yang tidak tembus angin, kalau bisa ada warna yang bisa menyala saat terkena lampu/ ada garis warna fosfor
- Helm Standar yang masih baik
- Masker
- Kaos tangan
- Celana yang kuat
- Sepatu
- Jas hujan
Jaket ini sangat diperlukan untuk melindungi tubuh dari masuk angin, demam dan penyakit sejenis akibat terpaan angin dingin di malam hari, helm standar selain sebagai pengaman juga berfungsi melindungi tubuh dari menghirup udara dingin yang menyebabkan penyakit.
Masker juga bisa mencegah bakteri dan virus yang biasanya terdapat di udara malam tersaring (tidak masuk ke mulut dan hidung kita).
Sedangkan kaos tangan, celana jeans dan sepatu fungsinya lebih untuk mencegah hawa dingin dan berjaga-jaga jika terjadi kecelakaan. Jas hujan ini sifatnya kasuistik, jika musim penghujan jangan sampai tidak bawa jas hujan, bahkan jika biker cukup ahli bisa memakai jas hujan ini untuk tenda.
4. Pilih rute yang aman saja, hindari jalan alternatif
Beberapa pemotor memilih melewati jalan alternatif yang biasanya berbahaya, tetapi hal ini sebenarnya tidak disarankan pada waktu malam hari karena jalan alternatif yang sepi biasanya adalah ladang yang empuk bagi para begal untuk melakukan aksinya.
Cari rute yang aman saja dengan melewati jalan utama bersama kendaraan lain
5. Ajak teman
Salah satu cara menghindari begal selain melewati jalur utama adalah dengan mengajak teman, begal akan berpikir ulang jika yang akan dibegal tidak sendirian alias membawa teman. Selain mengurangi resiko dibegal, teman juga bisa kita ajak bicara dan membuat suasana tidak membosankan dan sunyi, inilah pentingnya kita tidak sendirian atau membawa seseorang untuk menemani perjalanan malam kita menggunakan motor.
Lebih enak jika kita rame-rame naik motornya, artinya kita mengajak teman tidak hanya 1 tetapi beberapa motor dan melakukan perjalanan bareng.
Pernah dulu admin mobilku.org turun dari gunung bromo malam hari, nah di satu perkampungan sebelum jalan yang katanya rawan admin mobilku.org berhenti dan menunggu orang (pemotor) yang berhenti pula. Nah rupanya dia juga mencari teman untuk turun bersama-sama, saya juga cari teman, kebiasaannya jika kita akan melewati jalan yang berbahaya maka carilah teman pemotor lain yang sama-sama akan lewat meskipun tidak kenal (biasanya dia juga berhenti menunggu pemotor lain yang juga berhenti).
Nah kebetulan teman yang bersama-sama menuruni hutan gunung bromo adalah penjual bakso, tidak apa-apa lah pikir admin, daripada gak ada teman.
6. Skill berkendara cepat
Nah selain mengajak teman, cara yang ampuh untuk menghindari begal adalah berkendara secara cepat, pada saat seperti inilah dibutuhkan skill berkendara yang baik.
Pada umumnya begal menyasar pengendara motor yang berjalan santai-santai dengan kecepatan rendah yang bisa dikejar dengan mudah, tetapi jika kita berkendara secara cepat maka begal berpikir"ah biarkan saja, sulit mengejarnya".
Jika terpaksa lewat jalanan yang sepi maka paculah motor dengan kecepatan yang cukup tinggi, tapi pastikan juga jangan sampai pemotor malah terjatuh karena tidak menguasai motor, kita yang mengetahui kemampuan mengemudi diri kita sendiri, tapi yang ingin kami sampaikan adalah jangan terlalu pelan berkendara di malam hari.
Pembaca mobilku.org juga bisa mewaspadai jika mulai diikuti dari belakang, pilihan yang bisa dilakukan adalah memacu motor dengan kecepatan tinggi atau berbelok di tempat yang aman (keramaian).
7. Manfaatkan fasilitas umum untuk istirahat
Jika ragu-ragu melewati jalan yang berbahaya misalnya akan melewati hutan yang terkenal rawan, maka lebih baik pecinta mobilku.org menunggu waktu pagi dengan bermalam di tempat umum yang cukup ramai/ aman. Selain menunggu waktu pagi, juga bisa digunakan biker untuk istirahat dan memulihkan tenaga.
Tempat-tempat yang aman antara lain: pos polisi, pom bensin (SPBU), masjid, rest area, dll

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini