Perlengkapan yang Diperlukan untuk Touring Motor

Touring motor merupakan hobi baru yang banyak diminati oleh masyarakat perkotaan, setelah penat dengan pekerjaan biasanya saat liburan atau akhir pekan bisa dimanfaatkan untuk Touring bersama club touring atau teman-teman.
Touring ini biasanya menuju spot/ tujuan tertentu dengan melewati daerah-daerah pedesaan yang masih alami untuk menikmati keindahan alamnya, saat touring juga tak jarang mampir ke warung makan atau warung kopi/ tempat persinggahan yang dianggap spesial dan memiliki view yang bagus.
Dalam melakukan touring tak jarang kita menempuh perjalanan yang cukup jauh hingga waktu touring yang berjam-jam bahkan sampai beberapa hari, nah untuk berjaga-jaga di jalan maka langkah baiknya pecinta otomotif memiliki barang bawaan/ perbekalan yang akan diperlukan saat perjalanan.
Nah berikut ini adalah perlengkapan wajib yang perlu dibawa saat touring menggunakan motor:
1. Jaket anti hujan
Hal yang paling penting untuk menjaga tubuh kita dari angin/ panas matahari dan hujan selama perjalanan adalah jaket, jika memiliki bawalah jaket anti air atau jaket anti hujan. Jika tidak memiliki jaket jenis ini, paling tidak bawalah jaket motor yang cukup kuat dan bawalah jas hujan untuk berjaga-jaga ketika hujan, karena biasanya touring akan tetap berjalan meskipun hujan.
2. Kotak P3K dan obat
Obat-obatan ini diperlukan terutama pada orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu misalnya darah tinggi, asma, dan lain-lain. Obat-obatan umum juga diperlukan seperti obat masuk angin, minyak kayu putih, perban, obat luka, autan dan lain-lain untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu di jalan seperti masuk angin, demam, tidak enak badan, dll.
3. Senter dan korek
Senter dan korek ini akan sangat terasa manfaatnya pada saat malam hari dimana saat cahaya sangat minim keberadaan cahaya sangat diperlukan, kadang-kadang kita juga harus membuat api unggun di tengah-tengah perjalanan (menginap di alam)
4. GPS dan peta fisik
GPS saat ini mutlak diperlukan dan harus dibawa, tetapi saat ini semua smartphone sudah memiliki fasilitas GPS ini sehingga pecinta mobilku.org cukup menyesuaikan smartphone yang dimiliki untuk dijadikan GPS.
Meskipun begitu masih tetap disarankan membawa peta fisik untuk berjaga-jaga seandainya smartphone mati atau tiba-tiba tidak bisa digunakan, keunggulan peta fisik ini kita bisa buat sendiri gambaran petanya dengan memasukkan obyek-obyek yang kita kehendaki misalnya: lokasi sumber air, lokasi rest area, penandaan jalan berbahaya, spot perkemahan, dan lain sebagainya (kita bisa tambahkan di peta atau kita menggambar peta sendiri)
5. Power bank
Power bank sangat kita perlukan karena kita akan melakukan perjalanan yang cukup jauh dan rutenya banyak di pedesaan agar alat komunikasi sekaligus navigasi kita (ponsel pintar) tidak kehabisan daya, kita bisa mengisi baterai HP meskipun sedang di camp atau lokasi yang tidak ada listrik dengan power bank ini.
6. Minuman & makanan/ snack secukupnya
Minuman sudah pasti sangat kita perlukan, bawalah air paling tidak 1 botol air minum dalam kemasan ukuran 1500 mililiter dan jangan dibuang ketika airnya habis, karena bisa diisi air dari kran/ sumber air bersih yang bisa diminum.
Makanan yang direkomendasikan untuk touring adalah roti dan biskuit, karena makanan ini cukup ringan dibawa dan praktis (tidak merepotkan), roti dan biskuit juga memiliki kalori yang tinggi. Jika pecinta otomotif suka mie instan juga tak masalah bawa mie instan.
Makanan dan minuman akan sangat bermanfaat jika kita sedang dalam keadaan darurat misalnya: jauh dari pemukiman atau kita sedang tersesat sendirian atau kita lagi berkemah (menginap)
7. Uang Tunai dan ATM
Saat touring jangan lupa membawa ATM meskipun saldonya kosong, karena dalam keadaan darurat kita akan membutuhkan ATM tersebut dengan cara menelpon saudara dan meminta mengisikan sejumlah uang ke ATM kita.
Tapi yang lebih penting kita juga membawa uang tunai, saat membawa uang tunai ini pisahkan pada beberapa tempat (jangan di 1 tempat misalnya dompet saja atau bagasi motor saja), dikhawatirkan jika terjadi apa-apa misalnya dompet jatuh atau uang tertiup angin atau ada pemerasan, kita masih memiliki uang yang kita taruh di tempat lain.
8. Tool Kit
Saat touring ini kita melakukan perjalanan yang lama sehingga sangat dimungkinkan motor kita mengalami kerusakan kecil dan butuh perbaikan misalnya mengencangkan baut yang kendor, membuang bensin yang terjebak di karburator motor, mengganti busi dan perbaikan-perbaikan kecil lain.
Tool kit motor ini antara lain: obeng bolak balik, kunci busi, kunci pas nomor 8 sampai 15, tang ringan
9. Peralatan tambal ban dan pompa tangan ringan
Peralatan tambal ban (flat tire repair kit) ini terdiri dari karet penambal ban dan lem, membelinya murah hanya 15 ribu rupiah di toko sepeda ontel/ sepeda MTB, sedangkan untuk pompa tangan kita juga bisa memanfaatkan pompa sepeda gowes (pendek, kecil dan ringan) yang harganya pun tak mahal sekitar 30-40 ribu rupiah.
Pompa ini kadang-kadang kita perlukan saat motor kekurangan angin di tempat-tempat yang jauh dari pemukiman, peralatan tambal ban juga hanya digunakan saat terpaksa saja, kalau masih ada tukang tambal ban ya kita gak make peralatan tambal ban ini kan!
10. Peralatan menginap darurat: dua kantong kresek besar, jas hujan dan hammock
Jas hujan ini multi fungsi, selain bisa kita gunakan untuk berkendara saat hujan, juga bisa kita pakai untuk alas saat berkemah. Kantong kresek besar juga kadang-kadang kita perlukan dalam kondisi tertentu (darurat).
Hammock atau tempat untuk tidur yang diikatkan ke pohon ini sangat efektif dipakai menginap, selain aman dari hewan melata (ular dan kalajengking), hammock juga cukup kecil dan praktis dibawa. Harganya pun juga tak mahal sekitar 150 ribu bisa dibeli di toko peralatan mendaki/ camping.
Nah jika peralatan kita lengkap, maka saat touring pun kita juga lega dan tidak khawatir jika terjadi apa-apa karena kita sudah mempersiapkannya dan mengambil peralatan yang diperlukan saat kita membutuhkan

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini