Tips Mendinginkan Suhu Kabin Mobil dengan Cepat

Pernahkah pecinta otomotif memarkir mobil di tempat yang panas, jika pernah tentunya mengetahui betapa panas suhu di dalam mobil ketika kita membuka pintu dan memasuki mobil.
Suhu dalam mobil yang diparkir ini bahkan jauh lebih panas dari suhu di luar mobil, hal ini karena di luar mobil panas matahari akan tersapu angin, sedangkan di dalam mobil panas matahari tidak tersapu angin melainkan tetap di dalam mobil (panasnya tidak bisa keluar), jika di luar suhunya 30 derajat maka di dalam bisa sampai 60 derajat (jauh lebih panas bukan).

Spesifikasi Mitsubishi Colt T120SS Pickup

Mitsubishi Motors Indonesia secara resmi telah menghentikan produksi mobil pickupnya yakni Mitsubishi Colt T120SS, mobil pickup ringan yang tangguh ini pertama kali diproduksi pada tahun 1997 dan diproduksi berkolaborasi dengan Suzuki Carry pickup, inilah sebabnya mengapa desain Colt T120SS sangat mirip dengan Suzuki Carry hanya yang membedakan mesinnya saja.
Colt T120SS ini sebenarnya cukup lumayan penjualannya di Indonesia, yakni rata-rata mencapai 800 unit/ bulan dengan total penjualan sebanyak 324.960 unit mobil. Pihak Mitsubishi Indonesia belum memberikan alasan mengapa mereka menghentikan produksinya, tetapi menurut admin mobilku.org adalah karena kalah persaingan di level mobil pickup ringan. Seperti diketahui Suzuki Carry Pickup dan Daihatsu Granmax Pickup mencatatkan penjualan yang fantastis yakni 5000 unit/ bulan, cukup jauh diatas penjualan T120SS.
Spesifikasi Colt T120SS
Colt T120SS memiliki dimensi:
Panjang: 3720 mm
Lebar: 1560 mm
Tinggi: 1825 mm
Ground Clearance: 180 mm
Panjang kargo (bak): 2200 mm
Lebar kargo: 1480 mm
Tinggi bak (kargo): 300 mm
Volume angkut kargo: 976 Liter
Beban maksimum muatan: 790 Kg
Jika dilihat dari dimensinya Colt T120SS ini mirip sekali dengan Suzuki Carry Pickup, bahkan ukuran bak/ kargo nya sama (3720x1550x1825), sedangkan volume angkut juga sama yakni 976 liter. Hanya yang sedikit membedakan adalah kemampuan membawa muatan T120SS adalah 790 Kg sedangkan Carry Pickup 800 Kg (selisih 10 Kg saja).
Kapasitas tangki BBM: 42 liter
Sedangkan roda yang dipakai adalah: 165/R13-8PR

11 Penyebab Motor Menjadi Lebih Boros BBM

Berkendara dengan motor salah satu alasannya adalah agar menghemat bensin (BBM), tetapi jika motor menjadi lebih boros maka kita juga berpikir ulang saat akan memakainya. Seiring dengan waktu dan pemakaian motor akan mengalami beberapa spare part yang aus, selain juga cara mengemudi kita yang akan menentukan boros tidaknya sepeda motor.
Beberapa penyebab motor menjadi lebih boros memang harus kita ketahui untuk bisa mengatasinya, nah berikut ini adalah 7 Penyebab motor menjadi boros BBM:
1. Usia motor menyebabkan boros BBM
Lama kelamaan seiring dengan pemakaian motor maka beberapa bagian mesin motor juga akan mengalami aus, mesin yang semakin tidak presisi menjadi lebih tidak enak dikendarai, tidak stabil dan makin boros BBM. Jika motor baru konsumsi BBM bisa mencapai 1:60 maka untuk motor yang usianya 5 tahun keatas maka akan menjadi boros misalnya jadi 1:50 atau 1:40.

Cara Mencari Titik Dongkrak Mobil, awas jangan Asal Mendongkrak

Pemilik mobil sebenarnya wajib membawa dongkrak mobil saat berkendara menggunakan mobil, dongkrak fungsinya dipakai dalam keadaan tak terduga/ darurat misalnya misalnya saat mengalami ban bocor dan mengganti menggantinya dengan ban cadangan, mengecek kondisi kaki-kaki mobil, sistem pengereman mobil, dll.
Salah satu hal yang perlu diperhitungkan adalah titik tumpu untuk mendongkrak, karena sebagian pemula tidak mengetahuinya, jika memaksa untuk mengangkat mobil tanpa posisi dongkrak yang tepat maka akibatnya bisa merusak mobil: sasis atau bagian yang lain.
Nah artikel ini membantu pemilik pemula untuk mengetahui titik tumpu saat mendongkrak mobil.
Bentuk titik tumpu (titik mendongkrak)
Mobil jaman sekarang sudah didesain dimana titik-titik (tempat) untuk mendongkrak/ mengangkat mobil, biasanya titik-titik mendongkrak mobil memiliki bentuk yang sesuai dengan dongkrak bawaan mobil.
Dongkrak bawaan mobil bisa dongkrak jenis botol dan juga jenis dongkrak ketupat, tetapi sekarang pabrikan banyak memakai dongkrak ketupat karena lebih ringan dan ringkas.

Perbandingan Harga Mobil Low MPV 7 Penumpang

Mobil MPV kelas bawah atau mobil keluarga dengan 7 penumpang saat ini masih menjadi primadona atau jenis mobil yang paling diminati dibanding jenis mobil lain, meskipun jenis mobil lain juga bertambah besar pasarnya seperti jenis SUV/ Crossover dan Hatchback, akan tetapi pasar Low MPV 7 seater masih sangat besar dan paling diminati.
Konsumen di Indonesia masih menginginkan mobil multiguna yang bisa diandalkan untuk berbagai keperluan, bisa membawa penumpang yang cukup (diatas 5 orang), mesinnya lumayan handal, cukup nyaman dikendarai dan juga yang tak kalah penting adalah harga yang murah.
Saat ini rata-rata harga mobil MPV 7 penumpang dengan mesin 1500 kelas paling bawah adalah sekitar Rp. 220 Juta, tetapi ada juga yang harganya masih dibawah 200 Jutaan seperti Honda Mobilio dan Nissan Livina.
Ada juga Low MPV 7 penumpang dari Toyota dan Daihatsu yang harganya dibawah 200 jutaan, tetapi mesinnya lebih kecil tidak 1500 cc melainkan hanya 1300 cc. Sementara harga mobil MPV paling murah masih dipegang oleh Wuling Confero yang bahkan varian terbawahnya masih dibawah 150 juta.

Lebih Bahaya Ban yang Kurang Angin atau Terlalu Keras?

Tekanan angin ban mobil memegang peranan penting dalam berkendara, karena terkait erat dengan performa ban mobil dalam menjalankan perannya menggerakkan mobil. Tekanan udara ban yang paling baik adalah tekanan idealnya yang biasanya tercantum pada buku manual mobil atau tertulis di dashboard mobil.
Tekanan ban yang ideal sangat berpengaruh pada:
1. Konsumsi BBM mobil
2. Kenyamanan berkendara
3. Keselamatan saat melakukan pengereman
4. Traksi/ Cengkraman ke jalan terutama saat hujan
5. Terhindar dari resiko ban bocor dan pecah.
Ban yang kekurangan angin
Ban yang kekurangan angin misalnya sudah lama tidak dipompa sampai tekanannya dibawah tekanan angin ideal memiliki banyak kelemahan, tentunya akan berdampak buruk, antara lain: tarikan mobil menjadi lebih berat, traksi menjadi besar, konsumsi BBM menjadi boros, sistem kemudi menjadi lebih sulit (ban terlalu lunak), dan yang terakhir adalah resiko pecahnya ban.
Ban yang terlalu keras (kelebihan angin)
Ban yang dipompa terlalu banyak/ terlalu keras juga tidak baik, juga menyebabkan beberapa masalah antara lain: mobil menjadi tidak nyaman dikendarai karena menjadi lebih keras, grip/ traksi/ cengkraman ke jalan juga berkurang drastis sehingga menjadi licin saat hujan dan berbahaya, ban mudah rusak (bergelombang), dll.
Lebih berbahaya mana kelebihan angin atau kekurangan angin
Jika ditanya tekanan bagaimana yang baik? tentunya adalah tekanan ideal ban (tergantung mobilnya, jenis ban yang dipakai, spesifikasi ban, dll). Tetapi biasanya orang memakai tekanan angin ban berpedoman pada buku manual mobil dengan catatan bannya masih standar bawaan pabrikan, jika bannya dirubah misalnya diganti dengan ban yang lebih lebar maka tekanan anginnya juga berubah (sedikit dibuat lebih empuk).
Lantas jika kita ditanya mana yang lebih berbahaya antara kekurangan angin (terlalu empuk) dan kelebihan angin (terlalu keras)? Sony Susmana selaku Trainer di Safety Defensive Consultan Indonesia memaparkan bahwa sebenarnya lebih berbahaya kekurangan angin, karena jika bahaya artinya yang dinilai adalah resiko terjadi kecelakannya.
Jika ban kekurangan angin memiliki resiko pecah ban yang lebih besar apalagi jika dipakai perjalanan terlalu lama, dinding ban yang terlalu empuk akan mengalami kelelahan dan bisa menjadi penyebab pecah ban, sementara untuk ban yang terlalu keras resiko pecah ban lebih kecil. Sementara terkain keselamatan lain adalah tergelincir saat mengerem dalam kondisi hujan, memang tekanan ban yang terlalu tinggi beresiko menjadi lebih licin saat hujan, bahkan saat hujan traksi yang terbaik adalah pada tekanan idealnya.
Penyebab ban pecah dan kecelakaan
Kecelakaan mobil seringkali disebabkan oleh ban yang pecah, dan penyebabnya bukan hanya karena kurang angin saja, melainkan banyak yakni:
1. Ban sudah tipis
2. Tekanan ban tidak ideal
3. Ban sudah rusak (benjol, sobek, retak atau getas)
4. Umur ban sudah terlalu tua

Lampu Kabut Harus Kuning, Jangan Ganti Warna Putih

Lampu kabut atau foglamp memiliki fungsi utama untuk membelah kabut atau membelah hujan deras saat malam hari, oleh karena itu lampu kabut didesain sedemikian rupa agar efektif sesuai fungsinya mulai sudut penyinarannya, warnanya, jenis bohlampnya, dll.
Terkait dengan warna dan fungsi banyak orang salah kaprah dengan merubah warna nyala lampu kabut (foglamp) dengan warna putih atau bahkan HID, padahal warna putih ini justru tidak efektif dalam membelah kabut atau hujan deras saat malam hari. Nah kebayang bukan, saat kita berada di tempat yang berkabut dan hujan deras sedangkan lampu kabut kita yang seharusnya dapat membantu kita memecah hujan dan kabut kini tidak berfungsi akibat mengganti warna bahkan karakternya.

Cara Cepat Menghilangkan Bau Rokok dalam Kabin Mobil

Bagi orang yang memperhatikan kesehatan dengan tidak merokok tentunya akan sangat terganggu dengan bau rokok yang ada pada mobil, bau rokok ini juga sangat mengganggu pada orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu misalnya darah tinggi, jantung, wanita hamil, dll.
Sehingga pemilik mobil memang seharusnya terbebas dari bau asap rokok ini, nah cara menghilangkan bau rokok ini sebenarnya sangat mudah dengan tips berikut ini dan bahan-bahannya juga mungkin tersedia di dapur kita.
Pecinta otomotif bisa memanfaatkan kopi atau daun pandan, atau bisa kedua-duanya. Caranya cukup sederhana yakni dengan menaruh serbuk kopi di dalam kabin mobil agar bau rokok dalam mobil hilang diserap oleh serbuk kopi, berikut ini cara detailnya:
1. Bersihkan terlebih dahulu mobil dari sampah dan kotoran (terutama abunya rokok/ puntung rokok), jika memiliki penyedot debu bisa memanfaatkan penyedot debu untuk membersihkan kotoran, jika tidak punya cukup dengan lap microfiber untuk mengangkat debu sumber bau (lap bisa diberi sedikit air lalu diperas)

Apakah Mengecas HP di Mobil Buat Aki Tekor dan Berbahaya?

Seringkali kita berpergian cukup lama dari rumah menggunakan mobil atau motor, sedangkan kita juga kadang-kadang kehabisan baterai smartphone atau HP kita sedangkan kita juga tidak bawa power bank dan berpikir ada fasilitas charge di mobil kita atau motor kita.
Tapi beberapa ada beberapa pertanyaan terkait hal ini:
1. Apakah aman kita mengecas ponsel kita di mobil
2. Apakah HP kita tidak rusak di cas di mobil
3. Apakah aki mobil tidak tekor/ rusak jika kita mengecas di mobil
Aman atau tidak mengecas di mobil?
Sebenarnya aman atau tidaknya seperti kita mencharge HP di tempat lain misalnya rumah atau tempat lain, ada aturan-aturan yang tidak diperbolehkan misalnya mencharger HP sambil di tinggal di tempat yang mudah terbakar/ Internet dalam keadaan hidup, dll.

Cara Membuat Mobil Matic Hemat BBM

Mobil transmisi matic semakin disukai oleh konsumen perkotaan sehingga keberadaannya juga semakin menjamur, selain lebih mudah mempelajarinya mobil matic juga lebih praktis dalam menjalankannya.
Kelebihan utama mobil matic dibanding mobil manual adalah tidak tidak capek saat mengendarainya di kemacetan, karena tidak perlu menggunakan kopling untuk memindah transmisi saat macet. Untuk macet yang tidak terlalu parah (kurang dari 15 detik berjalan kembali), pengemudi hanya cukup menginjak dan melepas pedal rem saja, sedangkan jika mobil berhenti lama diatas 20 detik memang lebih baik memindah ke transmisi N.
Mobil transmisi matic juga selain memiliki habitat di perkotaan ternyata juga lebih disukai oleh wanita, artinya wanita cenderung memilih mobil matic daripada mobil manual (mungkin karena tidak sulit mengendarainya). Tetapi mobil matic juga memiliki kelemahan yakni lebih boros dibanding mobil manual, hal ini karena pengemudi tidak memiliki kendali penuh terhadap Rpm mesin dan posisi gigi yang dikehendaki.

Driver Mobil dan Ojol Dilarang Pakai fitur GPS pada HP

Menggunakan gadget/ ponsel saat berkendara baik roda dua maupun roda empat sangat berbahaya dilakukan, hal ini bisa membuat pengemudi menjadi sangat tidak berkonsentrasi yang menyebabkan berbahaya bagi dirinya dan berbahaya bagi pengguna jalan lain.
Bahaya mengakses gadget saat mengemudi
Pernah admin mobilku.org memakai fitur GPS pada HP saat mengemudi dan hampir masuk sungai, pernah juga admin mobilku.org memakai GPS HP pada motor yang mana juga menyebabkan motor sering menghantam lubang jalan saat berkendara.

Dilarang Nyalakan Lampu Hazard saat Mobil Berjalan, Wajib baca!

Lampu hazard atau lampu tanda bahaya (tanda darurat) adalah nyala lampu berkedip-kedip pada 4 (semua) lampu sein secara terus menerus, lampu ini digunakan saat mobil dalam keadaan darurat seperti mobil mogok, mobil kecelakaan atau sedang mengganti ban. Menyalakan lampu hazard ini biasanya disertai dengan pemasangan segitiga pengaman mobil.
Saat ini masih sangat banyak pengemudi yang belum memahami penggunaannya sehingga secara sembarangan menyalakan lampu hazard atau lampu berkedip-kedip saat sedang berjalan terutama pengemudi pemula yang belum tahu aturan.
Yang perlu diketahui adalah lampu hazard ini tidak boleh dinyalakan saat mobil berjalan, menyalakan lampu hazard saat mobil sedang berjalan dapat membuat pengemudi/ pengguna jalan lain silau (ingat nyala berkedip lebih menyilaukan dibandingkan nyala tidak berkedip), karena nyalanya berkedip-kedip secara terus menerus menyebabkan mata lelah, silau dan frustasi pengguna jalan lain dan bisa juga hal ini justru menyebabkan kecelakaan yang dialami pengemudi lain.

Perbandingan Spesifikasi 4 Motor Listrik: Honda PCX Electric Vs Viar Q1, Gesits, Lincah

Motor listrik di Indonesia saat ini sudah mulai dijual dan akan menjadi kendaraan alternatif yang bisa diandalkan di masa depan, pasalnya jika kita membawa motor listrik maka seolah-olah kita membawa power bank besar yang tenaganya bisa kita manfaatkan untuk berbagai keperluan selain sebagai sebuah kendaraan. Misalnya: mengisi baterai HP, sebagai sumber listrik laptop, listrik untuk lampu, bahkan bisa dipakai untuk mensuport kebutuhan rumah dalam keadaan darurat (listrik mati).
Saat ini skutik listrik yang sudah dijual adalah Viar Q1 yang harga On the roadnya mencapai 18 juta rupiah, sedangkan dalam sebulan kedepan akan ada 3 skuter matic listrik yang akan menyusul masuk pasar (dijual) yakni: Honda PCX Electric, Gesits dan Lincah. Untuk honda PCX pastinya adalah keluaran dari Honda (AHM), sedangkan Gesits dan Lincah adalah motor listrik buatan Indonesia.
Selanjutnya www.mobilku.org akan mengulas keempat motor (skutic) listrik ini terutama membandingkan masalah performa motor (lama pengisian baterai, jarak tempuh kendaraan, kecepatan maksimum, harga, dll). Oke yang pertama adalah Viar Q1

Viar Q1
Viar Q1 merupakan motor listrik pertama yang dijual di Indonesia dan bisa dipakai di jalan raya (jalan umum), motor ini pertama kali dijual tahun 2017 lalu.
Viar Q1 ini dalam keadaan baterai penuh bisa dipakai untuk menempuh perjalanan sampai 60 Km dengan rute jalan aspal datar dan tidak macet ya, sedangkan jika pecinta otomotif ingin melakukan charging untuk pengisian baterainya membutuhkan waktu antara 5-7 jam dari keadaan baterai kosong hingga penuh.

Perlengkapan yang Diperlukan untuk Touring Motor

Touring motor merupakan hobi baru yang banyak diminati oleh masyarakat perkotaan, setelah penat dengan pekerjaan biasanya saat liburan atau akhir pekan bisa dimanfaatkan untuk Touring bersama club touring atau teman-teman.
Touring ini biasanya menuju spot/ tujuan tertentu dengan melewati daerah-daerah pedesaan yang masih alami untuk menikmati keindahan alamnya, saat touring juga tak jarang mampir ke warung makan atau warung kopi/ tempat persinggahan yang dianggap spesial dan memiliki view yang bagus.
Dalam melakukan touring tak jarang kita menempuh perjalanan yang cukup jauh hingga waktu touring yang berjam-jam bahkan sampai beberapa hari, nah untuk berjaga-jaga di jalan maka langkah baiknya pecinta otomotif memiliki barang bawaan/ perbekalan yang akan diperlukan saat perjalanan.
Nah berikut ini adalah perlengkapan wajib yang perlu dibawa saat touring menggunakan motor:
1. Jaket anti hujan