Awas! Ini Bahaya dan Resikonya Mengecat Mobil

Memiliki mobil kesukaan dengan warna yang kita senangi memang menjadi kepuasan tersendiri bagi pemilik mobil, namun tahukah pecinta otomotif kalau sebenarnya cat original itu sangat berharga. Cat original/ asli bawaan pabrik memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki cat mobil aftermarket antara lain:
* Bahan cat asli pabrik adalah yang terbaik
* Pengerjaan juga dilakukan dengan pencelupan (memakai mesin) sehingga merata
* Memiliki lapisan pelindung bening pada bagian luar yang tidak dimiliki cat aftermarket
* Daya tahan cat bawaan mobil bisa 5 kali cat mobil aftermarket
Nah sebenarnya ada 2 kerugian besar jika kita mengganti cat original dengan cat mobil aftermarket, yakni:
1. Mobil Jadi Berkarat
Saat mengganti cat mobil, biasanya cat asli dikerok sampai habis sampai terlihat plat/ logam bodi mobil tanpa balutan cat sama sekali... nah saat body mobil tidak terlindung oleh cat maka saat itulah bibit-bibit karat (oksigen yang membawa bibit korosi) bisa menempel pada lapisan logam (plat bodi) mobil.
Terlebih biasanya mengganti cat mobil dilakukan oleh bengkel biasa yang dilakukan oleh tenaga manusia dimana proses pengelupasan cat biasanya dengan mengamplas cat mobil lama dengan air.... Nah amplas ini bisa menggoreshalus plat/ body mobil yang bisa menimbulkan bibit karat sedangkan air ini adalah salah satu penyebab karat paling besar.
Jadi dengan mengelupas cat original sebenarnya sama artinya dengan mengundang bibit karat pada sekujur bodi mobil kita.
* Setelah itu mobil dicat dengan cat yang baru/ aftermarket.
Setelah cat asli mobil dikerok dan ada biit karat yang hinggap kemudian bodi di cat dengan cat yang baru, padahal dibawahnya sudah ada bibit karat.
Dari luar memang mobil tampak bagus, akan tetapi tidak disangka oleh pemilik bahwa bibit-biibt karat yang tadi hinggap akan menghabiskan plat besi (bodi mobil) dari dalam/ dibalik lapisan cat baru tersebut.
Jadi sebenarnya mobil yang sudah bukan cat original lagi memiliki karat dibalik cat tersebut dan akan menghabiskan logam dari dalam (waktu beberapa tahun).
Itulah kenapa cat mobil aftermarket sering mengalami menggelembung, karena dibawah cat terdapat karat yang melepaskan daya rekat cat ke logam
2. Cat mobil jadi tidak awet
Biasanya cat mobil aftermarket bisa bertahan dalam waktu 5 tahun, setelah itu kondisinya bakal tidak sebagus awalnya... menggelembung, buram, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan cat mobil original yang biosa bertahan sampai 20 Tahun lebih, bahkan bisa sampai 30 Tahun
Nah penyebab cat mobil aftermarket/ non original ini cepat rusak antara lain:
- Adanya karat dibalik cat
- Kualitas material/ bahan cat aftermarket tidak sebagus cat asli bawaan mobil/ bawaan pabrik
- Proses pengecatan dilakukan dengan tenaga manusia sehingga tidak merata bagus
- Tidak memiliki lapisan pelindung cat (berwarna bening yang biasanya ada pada cat mobil original) sehingga cat non original mudah tergores dan buram
Kesimpulan
Sebelum memutuskan mengganti cat mobil maka pikirkanlah bahaya dan resiko diatas mulai hinggapnya karat pada bodi mobil sampai kualitas cat bukan asli pabrik yang jauh dibawah cat originalnya... selain itu harga jual mobil dengan cat original juga lebih mahal dibanding yang sudah di cat ulang

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini