Indikator Mobil yang Wajib diketahui Driver!

Mobil sekarang memiliki banyak indikator yang bisa memantau kondisi/ keadaan/ kesehatan fungsi mobil, Indikator-indikator ini biasanya ditempatkan pada tripmeter/ MID dan jadi satu dengan Speedometer. Makin bagus teknologi mobil maka indikator yang disematkan juga makin banyak karena ini bisa memantau kondisi mobil/ kesehatan mobil, misalnya rem rusak maka otomatis mobil akan mendeteksi kerusakan yang terjadi dan menampilkan pada lampu indikator jika terjadi kerusakan.
Berikut ini beberapa lampu indikator yang wajib diketahui pemilik mobil:
1. Lampu Indikator Rem:
Biasanya bergambar tanda seru di dalam lingkaran, kadang-kadang juga ada tulisan brake. Lampu indikator akan menyala jika rem tangan diaktifkan dan akan mati jika rem tangan direlease, akan tetapi jika menyala terus menerus walaupun sidah dilepas ini artinya ada masalah pada rem mobil (biasanya minyak rem habis atau masalah lainnya, coba cek minyak rem dan tambahkan jika habis)
2. Lampu indikator ABS
Masih berkaitan dengan rem saat ini ada teknologi ABS yang dibenamkan pada sistem brake mobil, nah pada indikator dilambangkan dengan ABS dalam lingkaran. Jika indikator ABS ini menyala artinya ada malfungsi pada sistem ABS mobil
3. Indikator pintu
Biasanya lampu indikator pintu ini berlambang mobil yang terlihat dari atas dengan pintu terbuka, jika indikator ini menyala artinya ada pintu yang belum tertutup secara sempurna
4. Indikator seat belt
Indikator sabuk pengaman ini dilambangkan dengan orang duduk dengan sabuk pengaman, biasanya jika lampu indikator ini berkedip artinya sabuk pengaman belum dipasang... jika dalam beberapa waktu belum dipasang juga maka akan ada sinyal penringatan seperti alarm
5. Indikator suhu mesin
Suhu mesin ini dilambangkan dengan gambar gelombang (3 garis lengkung horisontal) dan juga satu garis tegak lurus (vertikal), jika suku mesin sudah tidak ideal maka lampu indikator suhu mesin ini akan menyala. Indikator suhu ini saat ini juga ada yang masih digital dengan lambang C-E-H (C= cold, E= sedang, H= Hot) disertai jarum, jika jarum menunjuk pada H ini artinya temperatur/ suhu mobil sudah tinggi dan ada baiknya pecinta otomotif menghentikan sejenak mobil (mengistirahatkan barang 30 menit). Jika terlalu sering mobil kepanasan (misalnya baru dipake 30 menit sudah panas) mana pecinta otomotif harus mengecek sistem pendinginan mobil mulai kipas radiator (berputar atau tidak), air radiator masih penuh atau kering, pompa air radiator, dll. Baca ulasan: mengatasi mobil sering kepanasan/ overheat
6. Indikator aki
Indikator aki digambarkan dengan lambang aki (kotak dengan kutup plus dan minus), jika indikator bergambar aki ini menyala artinya ada masalah pada aki mobil...coba bersihkan kutub-kutubnya atau tata ulang dudukan aki, cek juga kelistrikannya apakah masih standar atau tidak. Biasanya aki bisa bertahan antara 2 sampai 4 tahun jika dirasa aki sudah terlalu lama maka aki bisa diganti. Baca: cara merawat aki mobil agar awet
7. Indikator bahan bakar
Indikator BBM ini dilambangkan dengan pompa bensin yang ada di SPBU, nah jika indikator yang menyerupai pompa bensin ini menyala ini artinya bahan bakar pada tangki mobil mulai habis...jika melewati pom bensin segera isi
8. Indikator oli mesin
Indikator oli mobil ini berupa gambar seperti teko yang menetes, jika lampu indikator oli menyala artinya mesin mendeteksi kekurangan pelumas...segera ganti oli mesin
9. Indikator Airbags
Indikator kantung udara ini dilambangkan dengan orang yang duduk dilihat dari samping dengan airbags didepannya, nah jika indikator airbags menyala artinya ada kerusakan pada sistem safety (airbags) tersebut...segera periksa di bengkel resmi mobil
10. Indikator mesin
Lampu indikator mesin ini dilambangkan dengan gambar mesin (kotak sedikit tidak beraturan), jika lampu menyala dan mesin tidak dapat dihidupkan ini artinya ada masalah pada mesin, segera hubungi bengkel resmi untuk mengetahui masalah yang terjadi pada mesin ini

2 komentar: