Cara mudah Cek Pengisian kembali Aki mobil oleh alternator masih baik atau tidak?

Nah kali ini www.mobilku.org akan memberikan tips bagaimana cara mengetahui apakah pengisian kembali listrik pada aki mobil berjalan dengan baik atau tidak? Seperti diketahuipecinta otomotif bahwa saat mesin mobil menyala maka sistem kelistrikan pada mobil otomatis melakukan pengisian kembali pada aki (charger) sehingga listrik pada aki tidak habis-habis karena selalu di isi ulang oleh mesin (sebenarnya oleh alternator).
Masalah Aki cepat habis
Akan tetapi kadang-kadang listrik pada aki mobil kita cepat habis meskipun mesin sudah dihidupkan (berusaha diisi kembali), nah hal ini disebabkan oleh 2 hal: yang pertama adalah adanya kebocoran arus listrik (bisa melalui headlamp/ AC/ wiper/ audio atau bahkan sambungan kabel), dan yang kedua adalah karena sistem pengisian kembali Aki bermasalah atau bisa dibilang aki tidak mengisi kembali dengan baik.
Cara mengetahui baik atau tidaknya sistem pengisian listrik ke aki
Lalu bagaimana cara mengetahui apakah sistem pengisian listrik pada aki berjalan dengan baik/ normal ataukan tidak normal (kurang maksimal mengisi) ? tahapan untuk mengetahui sistem pengisian listrik pada aki masih bagus atau rusak:
1. Hidupkan mesin
2. Dalam keadaan mesin menyala, lepas/ cabut kabel positif aki
3. Jika ternyata mesin mobil masih menyala itu artinya sistem pengisian listrik ke aki masih dalam keadaan baik, dan sebaliknya jika mesin mati saat kita mencabut/ melepas kabel positif aki ini artinya sistem pengisian kembali listrik ke aki sudah kurang bagus/ buruk.
Cara cek kerusakan alternator
Alternator adalah komponen utama yang bertugas mengisi kembali listrik pada aki, alternator ini biasanya disebut juga dinamo (memang berupa dinamo). Jika ternyata setelah di cek sampai poin 3 di atas ternyata hasinya sistem pengisian aki kurang baik maka lakukan langkah untuk mengecek apakah alternator masih dalam keadaan baik ataukah sudah rusak:
1. Caranya cukup mudah, saat kontak di posisi on dekatkan obeng/ logam besi ke dinamo ampere, jika dinamo masih memiliki gaya magnet (menarik) berarti dinamo normal, akan tetapi jika tidak ada gaya magnet (tidak menarik) maka kerusakan ada pada kumparan dinamo...jika sudah tidak ada gaya magnet maka bisa dibawa ke tukang dinamo agar kumparan digulung ulang atau diperbaiki
2. Jika ada gaya magnet berarti kerusakan pada IC alternator dinamo ampere, jika IC rusak bisa dilakukan penggantian IC... atau jika punya banyak uang bisa membeli alternator/ regulator baru :-)
Baca juga artikel tentang cara mengetahui kebocoran listrik pada mobil
Oh iya jika ada kerusakan jangan malu bertanya pada teknisi karena biasanya teknisi bengkel akan senang jika ada yang bertanya-tanya

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini