Aki Basah Vs Aki Kering, Kelebihan dan Kekurangan

Aki adalah salah satu komponen paling penting pada mobil karena sebagai sumber listrik pertama saat mobil dinyalakan atau bahkan sebelum mobil dinyalakan pada mobil transmisi matic peran aki sangat diperlukan untuk menyirkulasikan oli sebelum mobil starter, tanpa aki mustahil mobil bisa dihidupkan dan juga penurunan tegangan menyebabkan kinerjanya menurun seperti mobil sulit dihidupkan atau AC lebih lemah dan lain sebagainya. Aki mobil memiliki tegangan sekitar 12 sampai 13 volt dan perlu dirawat agar memberikan kinerja yang maksimal; baca cara merawat aki mobil
Dalam perkembangannya aki mobil kini tersedia dalam 2 jenis yakni aki basah dan aki kering, nah lantas mana yang lebih baik aki basah ataukah aki kering? ternyata keduanya bisa dibilang sama bagusnya yang mana keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Aki basah
Aki basah ini sudah ada sejak lama, yakni aki yang selama ini kita kenal...menggunakan media air aki sebagai penghubung antar elemen seng, nah air aki jenis basah ini menggunakan air suling (kecuali saat pertama kali mengisi menggunakan cairan aki khusus).
Air suling adalah air murni berbentuk cair yang relatif mudah menguap bila terkena panas, jika pecinta otomotif menggunakan jenis aki basah maka perlu sering mengecek kuantitas air aki ini...seringnya menguap menyebabkan air aki juga sering habis padahal untuk bekerja optimal air aki ini harus berada pada rentang quantity tertentu (diatas level minimal dan dibawah garis maksimal) kita harus menjaga ketinggian air aki ini, jika terlalu lama ada salah satu ruangan lempeng yang kekurangan aki sampai dibawah level minimum bisa menyebabkan aki rusak.
Pemilik mobil yang menggunakan aki basah harus mengecek dan mengisi air aki secara berkala/ periodik/ dalam waktu tertentu misalnya tiap 2 minggu sekali
Aki kering
Aki kering pada prinsipnya hampir sama dengan aki basah akan tetapi yang membedakan bahwa aki kering ini menggunakan air aki yang berbentuk gel (tidak memakai zat cair akan tetapi memakai gel), nah gel ini tidak mudah menguap seperti cat cair (bisa menguap tapi sangat sedikit) sehingga pemilik mobil tidak perlu terlalu sering memeriksa kondisi gel aki apakah sudah habis atau tidak karena bisa dikatakan gel ini bisa bertahan cukup lama
Kelebihan dan kekurangan
Lantas apa kelebihan aki basah? kelebihan aki basah adalah dia lebih tahan terhadap suhu tinggi jika dibanding aki kering (meskipun air aki sering menguap karena panas), meskipun kelemahannya harus sering dicek volume air akinya akan tetapi untuk mobil dengan iklim tropis yang panas seperti Indonesia Aki basah dirasa lebih baik karena lebih tahan terhadap panas
Kelebihan Aki kering adalah mudahnya perawatan/ tidak perlu memeriksa dan mengisi gel selama penggunaannya normal, akan tetapi kelemahannya ya itu tidak tahan terhadap suhu tinggi (lebih mudah rusak)...memakai aki kering ini lebih banyak disukai oleh orang-orang yang tidak ingin repot memeriksa ketinggian air aki/ tidak ingin repot merawat aki...sementara kekurangannya tidak setangguh aki basah jika mesin bekerja maksimal dan suhu di ruangan mesin meningkat...
Lalu lebih memilih yang mana? hal ini dikembalikan pada pemilik mobil apakah lebih nyaman memakai aki kering atau aki basah? sementara untuk harga biasanya aki kering lebih mahal 50% dibanding aki basah, misalnya jika aki basah harganya 200 ribu maka aki kering harganya 300 ribu

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini