Tips Hemat BBM Ala Mobilku Org

Semakin mahalnya harga BBM membuat kita harus pintar-pintar menyikapinya, salah satunya adalah mengetahui bagaimana cara menghemat konsumsi BBM mobil kita. Nah kali ini www.mobilku.org akan memberikan sedikit (10) tips agar mengemudi bisa lebih hemat, mulai dari perbaikan cara mengemudi sampai menghilangkan beban-beban pada mobil,
berikut caranya :
Ban ECO
Gunakan ban berlabel ECO atau ban hemat BBM, ban ini memiliki tapak yang sedang (tidak terlalu lebar dengan corak yang tidak terlalu memberatkan laju mobil), di pasaran sudah banyak sekali tersedia ban eco ini. Jika bisa belilah dari produsen yang ternama (memiliki reputasi bagus) seperti brigstone atau GT Radial atau yang lain. Ban eco ini bisa menghemat BBM 3% dari ban standar mobil.
Tapan Ban Tidak Terlalu Lebar
Gunakan ban dengan tapak yang tidak terlalu lebar dengan corak yang tidak terlalu kasar seperti ban mobil offroad, spesifikasi ban standar bawaan pabrik sebenarnya cukup baik sehingga jangan remehkan ban bawaan mobil untuk masalah efisiensi dan akselerasi mobil.
Velg Tidak Terlalu Besar
Gunakan velg yang tidak terlalu besar, standar saja cukup karena velg yang besar biasanya lebih berat dan membutuhkan banyak tenaga untuk memutar roda serta membebani laju mobil, kalau bisa pilihlah velg yang ringan tapi berkualitas. Dalam satu uji yang pernah dilakukan di Indonesia saat mobil menggunakan velg 15 inch dengan tapak 17 cm dapat menempuh jarak 12,5 km, sedangkan saat mobil memakai velg dengan ukuran 17 inch dengan tapak 22 cm hanya mampu menempuh jarak 10 km.
Tekanan Angin yang Sesuai
Tekanan ban yang sesuai (jangan terlalu kecil), studi yang pernah dilakukan pada mobil yang memakai tekanan 35 psi memiliki konsumsi BBM 1:12,1 sedangkan mobil yang diberi tekanan angin 25 Psi memiliki konsumsi BBM 1:9,3. Untuk mengetahui tekanan ban yang ideal bisa dibaca pada buku manual mobil atau membaca kode yang tertera pada sisi samping ban (dinding ban).
Kurangi Bobot Mobil
Kurangi bobot mobil terutama yang tidak perlu, misalnya mobil yang biasa digunakan untuk mengangkut barang-barang rumah (keluarkan segera), jika mobil terlalu banyak modifikasi juga berakibat pada semakin beratnya bobot mobil misalnya dengan sistem audio yang terlalu berlebihan, bumper yang berlebihan atau aksesoris lain yang memiliki berat lebih dari 10 kg seperti roof rack serta body kit yang banyak dempul.
Hindari Mengemudi Spontan
Hindari mengemudi secara spontan, yang termasuk mengemudi secara spontan antara lain: menekan pedal gas dengan kasar/ secara tiba-tiba, melepas kopling atau menekan kopling tiba-tiba, sering menginjak pedal rem secara cepat/ spontan, berbelok/ bermanuver dengan cepat. Sebaliknya lakukan hal-hal tersebut secara pelan/ bertahap.
Jangan Terlalu Cepat
Hindari mengemudikan mobil terlalu kencang, jika kita mengemudikan mobil dengan kecepatan di atas 90 km/jam maka konsumsi BBM dapat meningkat secara signifikan
Pertimbangkan RPM Mesin
Pindahkan gigi saat RPM mesin menunjukkan angka 2000-3000 Rpm, jika mobil sudah berjalan cukup cepat seperti jalan bebas hambatan maka jaga putaran mesin di angka 2500 sampai 3500 Rpm. Karena putaran mesin yang terlalu cepat dapat membuat BBM terbuang percuma. Putaran mesin yang terlalu tinggi cukup sayang karena tidak semua tenaganya tersalur ke roda (alias hanya berputar dalam mesin saja)
Tutup Jendela
Menutup jendela dapat mengurangi gesekan mobil dengan udara terutama saat kecepatan tinggi, tutup jendela jika diperlukan terlebih saat lewat di jalan bebas hambatan.
Perbaiki Jika Ada Kerusakan
Perbaiki kesehatan mesin (ruang bakar), sistem suspensi (shockbreaker), sistem kemudi. Kesehatan komponen-komponen diatas menyebabkan minyak yang dibakar dikonversikan secara sempurna menjadi tenaga mekanik di mesin dan didistribusikan ke roda dengan optimal (tidak bocor)

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini