Mobil Paling Irit di Dunia

www.mobilku.org - sampai saat ini mobil paling irit di dunia masih dipegang oleh produsen otomotif asal eropa yakni VW (Volgswagen XL-1) dengan konsumsi BBM 1:110 atau 1 liter sanggup menempuh 110 km (klaim), akan tetapi setelah di uji di jalan bebas hambatan Volgswagen XL1 ini hanya menempuh jarak 68 km untuk 1 liter bahan bakarnya.
Saat ini produsen otomotif Renault juga sudah membuat mobil yang lebih irit dari VW XL-1
"artinya paling irit di dunia", yang diberi nama Renault Eolab. Renault Eolab ini memiliki konsumsi bahan bakar 1:100 yang berarti mampu menempuh jarak 100 km untuk 1 liter BBM. 3 teknologi yang membuat mobil ini menjadi paling irit adalah bobot yang ringan, sistem aerodinamis yang sangat baik dan teknologi hybrid pada mesin eolab ini.

Bobot mobil Renault Eolab ini sangat ringan yakni 400 kilogram, menggunakan material yang sangat ringan pada body sampai mesin (alumunium berkualitas).
Lekuk-lekuk body mobil diperhitungkan setiap inchinya terhadap terpaan angin dari depan (sistem aerodinamik mobil) sehingga desain body eolab mampu mengalirkan udara pada bagian depan mobil ke bagian belakang seolah tanpa gesekan (low friction).
Mesin dengan teknologi hybrid terbaru juga menjadi salah satu kunci bagaimana mobil ini membakar bahan bakar dengan sangat efektif dan menyalurkan seluruh tenaganya ke roda dengan sangat efisien, pada kecepatan rendah antara 60 sampai 120 km/jam eolab ini diklaim tidak mengeluarkan emisi (sisa pembakaran) sehingga 100% daya yang ada pada minyak dikonversi menjadi energi, sedangkan di atas kecepatan 120 km/ jam mobil paling irit ini baru mengeluarkan emisi gas CO2.

 Mobil yang sudah diproduksi dan sudah diumumkan melalui konfrensi pers tanggal 17 september 2014 di perancis ini belum di produksi secara masal, dan perkiraan jika diproduksi secara masal mobil ini juga masih bisa dijangkau harganya. Saat konferensi pers dikatakan bahwa mobil ini terbuat dari alumunium sehingga bisa menekan harga, sedangkan jika ingin lebih irit bisa berbahan titanium akan tetapi renault memilih alumunium agar kemungkinan produksi masal masih terbuka.
Nah..... kapan nih pecinta otomotif mau membeli mobil ini :-)

1 komentar: