Cara Mengemudi Di Medan Off Road

Beberapa waktu yang lalu www.mobilku.org memberikan tips tentang cara belajar mengemudi mobil manual dan mobil matic, kali ini kita akan memberikan sedikit tips bagaimana saat melewati jalan off road (bukan jalan aspal), yang perlu diperhatikan saat melewati jalan off road adalah penguasaan mobil, kecepatan mobil, keseimbangan mobil dan kekuatan ban dalam mencengkeram jalan.
Jalan off road bermacam-macam seperti jalan tanah,
jalan berbatu, jalan berpasir. Sedangkan kondisi jalan juga mempengaruhi tingkat kesulitan dalam mengemudi misalnya jalan licin, jalan berair, jalan menurun, jalan menanjak. Kombinasi antara jalan berbatu dan jalan licin atau bahkan jalan menurun akan menyebabkan tingkat kesulitan mengemudi yang cukup tinggi, berikut adalah beberapa tipsnya:
* Saat melewati jalan off road gunakanlah kecepatan optimal mobil anda dan penguasaan optimal mobil anda (umumnya kecepatan 10 sampai 30 km/jam), kecepatan yang terlalu tinggi tidak disarankan sedangkan kecepatan yang terlalu rendah juga menyebabkan sulitnya menguasai mobil karena beban mobil. Gunakan RPM mesin yang tepat dengan kecepatan yang optimal dan kondisi mobil sepenuhnya anda kuasai
* Saat lewat jalan tanah sering kita mengalami understeer atau oversteer (kehilangan kendali pada ban belakang atau ban depan), jika hal ini terjadi gerakkanlah kemudi sedikit mengikuti arah tergelincir tersebut agar roda bisa mencengkeram kembali pada jalan tanah tersebut dan kita mendapatkan kembali penguasaan terhadap kemudi mobil. Jika kita sudah mendapatkan kembali penguasaan mobil maka putarlah ke arah yang benar (berlawanan dengan arah tergelincir dari tanah tersebut).
Saat melewati jalan tanah yang cukup basah dan kita tidak mengenal medan, sebisa mungkin ikuti jejak ban mobil lain yang membekas pada jalan tersebut. Hal ini penting karena jalan tanah yang basah (berlumpur) tidak bisa kita prediksi kedalamannya, jika tidak mengenal medan tersebut lebih baik kita cari aman saja dengan mengikuti jejak mobil yang lewat.
* Saat melewati jalan berbatu, usahakan menjaga RPM mobil cukup stabil dan jaga kecepatan mobil, hal yang sering terjadi saat melewati jalan berbatu ini adalah mobil mogok karena gas yang tidak stabil dan terlalu rendah, jaga agar mobil jangan sampai mogok.
Jalan berbatu juga menjadi sangat berbahaya saat kondisi hujan karena batu menjadi licin, terlebih jika jalan tersebut menurun atau menanjak. Jika pecinta otomotif menemui jalan seperti ini maka pecinta otomotif harus menggunakan feel (perasaan), lihat apakah batu diselimuti lumpur dan rasakan roda sering tergelincir atau tidak, gunakan selalu gigi 1 untuk kondisi ekstrim seperti ini
* Jalan menurun, jika pecinta oromotif menemui jalan yang menurun dengan tajam maka yang harus dilakukan adalah persiapkan gigi dan rem pada saat mobil akan menurun (saat mobil masih di atas), saat mobil masih di atas masukkan pada gigi 1 (rem mesin) lalu gunakan pula rem mobil sedari mobil diatas. Hindari mengerem mobil dengan keras saat di tengah-tengah turunan karena akan menyebabkan selip/ tergelincir, intinya persiapkanlah pengereman sebelum mobil menurun.
* Jalan menanjak tajam, jika pecinta otomotif akan melewati jalan yang menanjak intinya adalah sama yakni persiapkan kecepatan mobil mulai dari sebelum tanjakan, gunakan gigi 1 dan tekan pedal gas sebelum tanjakan sampai mencapai kecepatan yang diinginkan, jangan sampai saat di tengah mobil kehilangan momentum menanjak sehingga mobil selip atau bahkan mundur. Gunakan RPM yang tepat dan kecepatan yang tepat selagi di bawah.
* Jalan berair, perkirakan ketinggian air dan usahakan mobil tidak menerobos air dengan kedalaman lebih dalam dari jari-jari ban mobil anda (separuh diameter ban).
* Saat berada di tikungan, hati-hatilah saat menikung karena karakter jalan yang masih belum aspal kurang diperhitungkan dalam kelokannya, pelankanlah mobil saat melewati tikungan dan jika dipastikan pecinta otomotif telah melewati tikungan maka pecinta otomotif bisa menambah klecepatan mobil.

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini