4 Kebiasaan Salah saat Mengemudi, Hindari Hal Ini !

Mungkin beberapa dari kita pernah mencoba memakai gigi Netral pada saat melewati turunan (jalan menurun) dengan anggapan bisa menghemat bensin dan mengistirahatkan mesin untuk mobil manual, sedangkan pada mobil matic memposisikan tuas transmisi di N saat di turunan.
Menurut Anjar Rosjadi hal ini tidak dibenarkan karena bisa menyebabkan transmisi jebol, karena ada pompa oli dan lain-lain. Selain itu menetralkan gigi disaat turunan memiliki resiko yakni rem blong/ rem tidak mampu menghentikan laju mobil yang terlalu kencang akibat tidak memakai rem mesin.

Jangan Starter Motor Sebelum Lampu Orange Speedometer Mati, Ini alasannya

Pada beberapa motor jaman sekarang baik jenis Skutik, motor bebek ataupun motor jenis trail dan motor balap cara menyalakannya berbeda dengan motor jadul, yakni setelah memutar kunci motor ke posisi On harus menunggu setengah detik untuk bisa menstarter motor/ menyalakan mesin motor (menunggu lampu indikator berbawna orange mati setelah kunci di posisi on).
Saat memutar kunci kontak motor ke posisi on maka akan terlihat lampu berwarna orange menyala, kemudian secara normal dia akan mati dalam waktu 1/3 detik lalu rider baru boleh menghidupkan mesin motor...
Ini berbeda dengan motor jaman dulu yang pokoknya sudah di posisi on tidak perlu menunggu lagi, bisa langsung injak trap ataupun dengan double starter.
Lalu pertanyaannya mengapa mesti menunggu 1/3 detik? tidak boleh langsung dihidupkan?

Ternyata Ini Manfaat Kunci Stir Otomatis Bawaan Mobil, Jangan Remehkan!

Setiap mobil sebenarnya sudah dibekali kunci stir dari pabrikan, akan tetapi masih banyak pemilik mobil yang belum menyadari dan tidak tahu menggunakannya. Hampir sama seperti sepeda motor setelah mesin mobil dimatikan (kunci kontak pada posisi ACC) maka kunci masih bisa terus diputar ke arah berlawanan dengan jarum jam untuk bisa mencabut kunci kontak mobil sekaligus untuk menagtifkan kunci otomatis bawaan mobil.
Jadi sebenarnya setiap mobil yang dijabut kunci kontaknya sebenarnya dia dalam posisi siap mengunci, hanya butuh satu langkah yakni memutar stir 60 derajat sampai terdengar bunyi mengunci (klik), setelah itu stir mobil benar-benar terkunci (aman) dan stir tidak bisa diputar-putar lagi (stir terkunci/ lock).

7 Barang Ini harus Ada Di Bagasi Motor

Pada motor biasanya terdapat bagasi atau tempat menyimpan sesuatu, nah bagasi pada motor ini ukurannya bervariasi mulai yang kecil (pada motor bebek jadul atau motor laki-laki) sampai bagasi yang besar pada skuter matic. Letak bagasi motor (tempat membawa barang) ada di bawah jok motor, beberapa ada yang bagasinya tidak dibawah jok seperti vespa/ moge yang disamping.
Fungsi utama bagasi motor sebenarnya lebih ke untuk membawa barang-barang mekanik seperti obeng, kunci busi, kunci pas dan lain sebagainya. Karena dalam perjalanan tidak menutup kemungkinan motor mogok dan harus membersihkan businya misalnya, atau ada baut yang lepas butuh obeng dan kunci pas, atau saat hujan butuh lap chamois, jas hujan dan lain sebagainya.
Tetapi dalam perkembangannya bagasi kini dibuat lebih besar untuk membawa barang-barag lain yang diperlukan misalnya air minum sampai barang belanjaan kadang ditaruh di bagasi tengah motor ini.

Kapan Waktunya Mengganti Minyak Rem? Ini Jawabnya

Peranyaan yang sering masuk pada admin mobilku.org adalah kapan waktunya mengganti minyak rem? atau berapa lama minyak rem bisa bertahan? berapa km minyak rem harus diganti. Nah pada dasarnya waktu pergantian minyak rem ini tergantung pada rekomendasi pabrikan, misalnya pada mobil chevrolet pengantian minyak rem bisa dilakukan tiap 60 ribu km, sedangkan pada Honda direkomendasikan untuk mengganti minyak rem setiap 3 tahun sedangkan pada mercedes merekomendasikan diganti dalam kurun waktu 30 ribu km.
Bahkan pada produk beberapa pabrikan seperti Ford, Toyota, Hyundai tidak memberikan patokan secara pasti kapan mengganti minyak rem, tetapi merekomendasikan memeriksa secara berkala kondisi minyak rem mobil.
Menurut admin mobilku.org
Menurut admin mobilku.org mengganti minyak rem sebenarnya diperlukan dan idealnya dilakukan tiap 30 ribu km atau tiap 3 tahun sekali (mana yang terkena duluan, 3 tahun atau 30 ribu km).... karena rem adalah salah satu piranti keselamatan yang sangat penting sehingga dia harus diservice secara rutin, biasanya service ringan rem (membersihkan debu/ kotoran serta mengecek fungsinya) dilakukan tiap 20 ribu km.

All New Suzuki Jimny Indonesia 2018 2019

Tampilan pertama pada generasi penerus Jimny sudah terlihat beberapa hari lalu, mobil yang membawa konsep mobil tangguh, irit bahan bakar, imut-imut, offroad segala medan ini tak terasa telah sampai pada generasi ke empatnya setelah Jimny generasi ke 3 yang dijual di Indonesia secara terbatas (168 unit saja) tahun lalu.
Kini Suzuki Jimny menjual Jimny generasi ke 4 dengan body yang cenderung kotak, layaknya mobil jadul tetapi jangan salah karena fitur-fiturnya berbeda dengan mobil jadul. Tampilan dalamnya sangat futuristik, tetapi tetap mempertahankan ciri khasnya yakni adanya pegangan untuk penumpang depan sebelah kiri.

4 Manfaat Bandul pada Ujung Stir Motor

Pada motor keluaran tahun 80 an sampai pertengahan 90 an seperti Honda Astrea Grand atau Star atau Prima, Suzuki RC, dll kita tidak menjumpai pengaplikasian bandul besi pada ke dua ujung stang/ stir motor... "bandul penyeimbang motor" atau "jalu stang motor"
baru sejak era 90 an akhir kita menemukan adanya semacam bandul berupa besi (sama persis) yang ditanamkan pada ke dua ujung stang/ stir motor seperti pada Honda Supra generasi awal sudah memakai ini, dan sampai saat ini semua motor memakai alat ini untuk menyeimbangkan sistem kemudi motor dan pemakaiannya sangat luas sekali.
Orang-orang biasa menyebut benda ini
Nah lantas apakah fungsi dari bandul atau jalu ini sebenarnya? berikut adalah 3 manfaatnya:
1. Sebagai pengurang getaran ke stir/ stang motor

Salah Kurangi Tekanan Angin, Ban Mobil Ini Justru Meletus!

Melakukan perjalanan apa lagi perjalanan jauh, driver sebenarnya harus mengetahui prinsip-prinsip mobil misalnya bagaimana kondisi oli, air radiator, persediaan bahan bakar sampai juga tentang merubah tekanan angin ban mobil saat perjalanan.
Jangan sampai hanya karena hal sepele (ketidaktahuan kita) justru menyebabkan hal yang fatal seperti yang dialami Yanto (46 tahun), yang mengalami pecah ban/ ban mobil meletus di bagian kanan belakang saat melakukan perjalanan mudik di Jalan Tol Batang - Semarang, Jawa Tengah.
Menurut penuturan Yanto, ban mobilnya meletus justru setelah mengurangi tekanan angin pada ban yang meletus tadi, awalnya yanto berkendara seperti biasa dan merasakan ban terlalu keras hingga dia merasa tidak nyaman mengandarainya... maka dia (Yanto) berinisiatif mengurangi tekanan ban mobil agar lebih empuk dan lebih nyaman dikendarai.
"Ban yang meletus ini tadinya anginnya saya kurangi, eh baru beberapa kilometer malah meletus", ucap pria yang mau mudik menuju pacitan ini.

Awas! Ini Bahaya dan Resikonya Mengecat Mobil

Memiliki mobil kesukaan dengan warna yang kita senangi memang menjadi kepuasan tersendiri bagi pemilik mobil, namun tahukah pecinta otomotif kalau sebenarnya cat original itu sangat berharga. Cat original/ asli bawaan pabrik memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki cat mobil aftermarket antara lain:
* Bahan cat asli pabrik adalah yang terbaik
* Pengerjaan juga dilakukan dengan pencelupan (memakai mesin) sehingga merata
* Memiliki lapisan pelindung bening pada bagian luar yang tidak dimiliki cat aftermarket
* Daya tahan cat bawaan mobil bisa 5 kali cat mobil aftermarket
Nah sebenarnya ada 2 kerugian besar jika kita mengganti cat original dengan cat mobil aftermarket, yakni:
1. Mobil Jadi Berkarat
Saat mengganti cat mobil, biasanya cat asli dikerok sampai habis sampai terlihat plat/ logam bodi mobil tanpa balutan cat sama sekali... nah saat body mobil tidak terlindung oleh cat maka saat itulah bibit-bibit karat (oksigen yang membawa bibit korosi) bisa menempel pada lapisan logam (plat bodi) mobil.
Terlebih biasanya mengganti cat mobil dilakukan oleh bengkel biasa yang dilakukan oleh tenaga manusia dimana proses pengelupasan cat biasanya dengan mengamplas cat mobil lama dengan air.... Nah amplas ini bisa menggoreshalus plat/ body mobil yang bisa menimbulkan bibit karat sedangkan air ini adalah salah satu penyebab karat paling besar.

Cara Mengatasi Pecah Ban saat Perjalanan

Salah satu hal yang penting pada perjalanan memakai mobil adalah ban mobil, ban ini adalah komponen mobil satu-satunya yang bersentuhan dengan benda lain diluar mobil (jalan). Jika ban dalam keadaan kurang baik dampaknya bisa bermacam-macam seperti jadi boros BBM, mudah tergelincir, ban mudah bocor dan yang paling berbahaya adalah ban mobil pecah.
Saat pecah ban ini mobil bisa terbalik dan bisa menabrak apapun misalnya pembatas jalan, keluar dari jalan, trotoar, tiang listrik bahkan bisa masuk jurang karena mobil menjadi tidak terkendali. Beberapa penyebab mobil mengalami pecah ban bisa bermacam-macam, antara lain:
1. Umur ban yang sudah terlalu tua, maksimum ban mobil adalah 5 tahun dari tahun pembuatan...selebihnya ban kehilangan elastisitas karetnya dan kondisinya menjadi kurang bagus
2. Beban berlebih
Membawa beban (muatan) yang melebihi rekomendasi mobil akan menyebabkan ban tidak mampu menahan beban tersebut, karena pada dasarnya ban mobil memiliki kemampuan yang terbatas dalam mengangkut beban misalnya 500 Kg
3. Kecepatan terlalu tinggi
Selain memiliki kemampuan membawa beban yang terbatas, ban juga memiliki kemampuan dipacu pada kecepatan maksimum berapa... nah untuk mengetahui kemampuan teknis ban, pembaca mobilku.org bisa melihat pada artikel terdahulu mengenai batas kecepatan ban mobil

Tips Membaca Kode Nomor Rangka Kendaraan Roda 4

Setiap mobil pasti memiliki nomor rangka atau nomor identifikasi mobil atau disingkat VIN (Vehicle Identification Number), nomor identifikasi mobil ini ini bersifat unik (tidak ada yang sama) antara mobil satu dengan yang lainnya.
Oleh pabrikan nomor rangka ini digunakan untuk menandai kapan mobil dibuat, dinegara mana mobil dibuat, jenis mobil apa, posisi stir dimana, nomor urut dibuat, dll. Sedangkan oleh negara/ pihak kepolisisan nomor rangka ini akan tercantum dalam STNK dan BPKB untuk menandai status kepemilikan mobil, mobil dibeli oleh siapa, siapa pemilik sekarang dan sebelumnya, pengurusan kelengkapan mobil, pembayaran pajak dan lain sebagainya.
Nomor rangka mobil ini biasanya terletak pada bodi mobil (menempel dibawah kap mesin) maupun di bagian-bagian lain seperti di pintu atau lantai mobil, kode rangka ini biasanya selalu digesek saat cek fisik di Samsat.
Nomor rangka mobil ini berisi 17 digit angka unik yang menginformasikan tentang asal usul dan spek singkat mobil.
Berikut adalah arti dari angka pada nomor rangka mesin yang terdiri dari 17 digit tersebut:
* Digit 1 dan 2
Pada tiga digit 1 dan 2 ini mengartikan kode negara tempat kendaraan dirakit, untuk kode negara Indonesia adalah MF-MK, Kode negara Jepang JA-JO, China LA-LO, India MA-ME, Iggris SA-SM, Jerman WA-WO, Amerika Serikat 1A-1O dan 4A-4O dan 5A-5O
* Digit ke 3
Pada digit ke 3 ini meunjukkan pabrikan mobil semisal Toyota (F), Suzuki (Y), Honda (R), Daihatsu (K)
* Digit ke 4-8
Pada 5 digit ini menginformasikan jenis kendaraan, platform mobil, model, jenis mesin sampai posisi stir di kanan atau di kiri... Nah untuk kode ke 4-8 ini masing-masing perusahaan mobil memiliki cara unik untuk mendeskripsikannya
* Digit ke 9
Kode ini merupakan check digit, dimana membutuhkan rumusan tersendiri untuk menghitung check digit ini
* Digit ke 10
Digit ke 10 menunjukkan kode tahun produksi
* Digit ke 11 - 17
Digit ke 11 sampai 17 menunjukkan nomor urut produksi atau nomor seri produksi.
Nah dari membaca nomor rangka tersebut kita bisa tahu mobil ini dirakit dimana, kapan dirakitnya dan yang lebih penting lagi kita sudah tidak penasaran dengan kode rangka mobil karena ternyata kode tersebut bisa dibaca dan mengandung arti tertentu.
Kode rangka ini juga dipakai pihak kepolisisan untuk mengidentifikasi kepemilikan mobil dan data historis mobil tersebut yang tersimpan di samsat misalnya: mobil pernah dipakai untuk komersil atau tidak?, pernah ganti warna atau tidak, dari kota mana asal mobil tersebut, pernah kecelakaan atau tidak, pernah terlibat kejahatan atau tidak, menunggak pajak atau tidak dan pernah mengalami kerusakan apa serta perbaikannya apa. Semua tersimpan di data kepolisian yang bisa di cek melalui nomor rangkanya

Cara Mudah Agar Cat Mobil Awet, Hindari Sinar Matahari

Merawat cat mobil agar awet sebenarnya sangat mudah, yakni cukup dengan menghindari paparan sinar matahari langsung, karena panas matahari membuat cat mobil cepat kusam/ buram dan struktur cat menjadi rapuh/ pecah-pecah. Hal ini mirip seperti plastik/ karet yang sering terkena sinar matahari maka dia akan mencadi cepat rapuh dan pecah-pecah serta kehilangan warnanya..begitu pula Cat mobil.
Nah untuk cat mobil akan mudah pudar warnanya ketika mobil terpapar sinar matahari dalam keadaan tidak berjalan (sedang parkir), baca: tips menghindari sinar matahari saat parkir.
Berbeda dengan mobil yang sedang melaju, mau-tidak mau akan terkena sinar matahari akan tetapi karena mobil tersebut sedang melaju maka panas yang mengenai cat segera didinginkan oleh angin sehingga tidak merusak cat.
Sebenarnya selain sinar matahari langsung, ada beberapa hal yang musti dihindari agar cat awet antara lain: Air Hujan, keseringan pakai cover mobil, mengganti cat mobil, wax/ semir/ poles mobil, dan lain sebagainya.
Nah jika pecinta otomotif ingin cat mobil tetap awet untuk waktu yang lama:
1. Hindari parkir di bawah sinar matahari langsung
Usahakan memarkir mobil di tempat yang teduh misalnya di bawah pohon, di tempat yang memiliki atap dan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik/ angin yang kencang
2. Hindari air hujan dan segera cuci mobil jika terkena air hujan
Air hujan memiliki kandungan oksigen yang banyak dan asam yang tinggi sehingga menyebabkan korosi atau karat pada logam, jika ada baret sedikit yang mengenai logam maka air hujan akan dengan mudah membuatnya berkarat dan akan merembet pada bagian dalam cat mobil (menghabiskan plat mobil dari dalam cat)

Spesifikasi Kijang Innova, Mesin, Kenyamanan, Eksterior dan Interior

Jika melihat mobil legendaris Toyota Kijang, maka tak lepas dari sejarahnya mulai generasi pertama yang diproduksi antara Tahun 1977-1980 sebenarnya berkonsep pickup dengan bentuk kotak, orang menyebut kijang generasi 1 ini dengan sebutan Kijang Buaya atau Kijang Doyok atau Kijang Kotak.
Kijang Buaya/ Kijang Kodok ini kehadirannya sebenarnya cukup diragukan, karena pasar mobil niaga/ station/ mini bus dan pick up Tahun itu sebenarnya dikuasai oleh Mitsubishi Colt baik Colt T120 ataupun Colt L300.
Akan tetapi permintaan terhadap mobil ini terus meningkat membuat Toyota memproduksi Kijang generasi kedua (antara Tahun 1981-1985), Kijang generasi 2 ini memiki desain yang lebih modern dibanding generasi pertama. Perubahan yang cukup berani dilakukan Toyota dengan menggeser konsep Kijang dari mobil niaga (angkutan barang/ pickup) menjadi kendaraan penumpang (station waktu itu sebutannya).
Kijang Super
Kijang generasi ke 3 yang diproduksi Tahun 1986-1997, rupanya tahun 86 sampai 97 ini menjadi miliknya Kijang yang berhasil merajai di segmen mobil penumpang. Pada generasi ketiganya, lahir dua model yang sangat digemari masyarakat Indonesia yakni Kijang Super dan Grand dan jadi pilihan paling diminati konsumen saat itu.

7 Bahaya Menyalakan AC Mobil saat Perjalanan Jauh

Pembaca mobilku.org wajib tahu bahwa menyalakan AC mobil terlalu lama di perjalanan bisa menyebabkan bahaya untuk pengemudi dan penumpang.
Pada dasarnya saat melakukan perjalanan jauh memang menyenangkan jika kita menyalakan AC karena udara dalam kabin bisa lebih dingin lebih nyaman dan lebih segar, selain itu menyalakan AC juga bisa menghilangkan embun pada kaca mobil saat melewati hujan dan terasa lebih fresh.
Tetapi ternyata ada dampak buruk dari menyalakan AC mobil ini, sehingga sebaiknya pengemudi bisa cukup jeli dan hanya dilakukan ketika benar-benar diperlukan saja misalnya:
1. Saat di luar benar-benar panas terik
2. Jalanan panas dan macet
3. Suhu dalam kabin terlalu panas, dan butuh dengan segera menurunkan suhu kabin
4. Harus menutup kaca mobil karena udara luar terlalu kotor
5. Harus menutup kaca pintu karena air hujan yang masuk
6. Kaca mobil berembun karena hujan dan udara dingin di luar.
Nah jika udara di luar bersih, tidak panas, tidak cuaca ekstrim maka mematikan AC (berkendara tanpa AC) sebenarnya bisa lebih menyenangkan karena udara lebih segar dan bisa bersirkulasi, selain itu dengan tidak menyalakan AC kita bisa lebih hemat bahan bakar.
Berikut ini bahaya menyalakan AC mobil terlalu lama

5 Hal Sepele ini Sebabkan Mesin Mobil Overheat

Memiliki mobil artinya kita juga harus siap dengan perawatan rutin mobil seperti: mengganti oli mesin tiap 8 sampai 10 ribu km, mengganti oli transmisi tiap 20 ribu km, ganti busi tiap 20 ribu km, service rutin tiap 5000 km dan lain-lain.
Nah merawat mesin mobil ini memang harus dilakukan karena jika tidak maka akan menurunkan performa mesin dan bahkan mobil bisa mogok tiba-tiba, hal ini contohnya: busi yang sudah terlalu banyak kotoran, ruang bakar sudah penuh endapan karbon dan lain-lain.
Sedangkan di masalah pendingin mesin, ada 5 hal yang sebenarnya sepele tapi bisa menyebabkan pendinginan tidak bekerja dengan optimal, dan dampaknya jika sistem pendingin mesin tidak bekerja maka suhu mesin akan sangat cepat panas meskipun hanya dipakai sebentar (suhu tinggi ini bisa dilihat pada indikator suhu).
Mobil overheat atau mesin kepanasan atau naiknya suhu mesin sampai jarum indikator menunjuk area merah sangat berbahaya karena bisa menyebabkan komponen-komponen dalam mesin mengalami kerusakan, komponen logam memuai melebihi batas dan bergesekan dengan komponen lain sehingga menyebabkan kerusakan yang fatal pada mesin.
baca: Ini yang seharusnya dilakukan saat mobil mengalami overheat di jalan
Kerusakan fatal lain saat memuai terlalu besar kemudian saat menyusut dia tidak menyusut sepeti bentuk awal komponen sehingga mesin jadi rusak dan tidak bisa dipakai lagi (harus ganti komponen).
Sebenarnya ada 5 penyebab mesin overheat, yang sebenarnya ini bisa dihindari karena termasuk hal kecil/ sepele antara lain:
1. Tutup radiator sudah aus
Tutup radiator ini meskipun kelihatannya sepele (tutup kecil) tetapi fungsinya lebih dari sekedar menutup saja karena dia juga berfungsi sebagai pengatur tekanan udara pada radiator, tutup radiator ini menjadi sistem buka tutup (pengatur) air yang mengalir pada reservoir dan radiator.

Isuzu Panther Grand Touring (GTR) "Rajanya Diesel"

Isuzu Panther adalah mobil berjenis MPV (mobil keluarga) rakitan Indonesia (lokal) yang memiliki banyak sekali keunggulan mulai dari keawetan mesin, konsumsi bahan bakar yang sangat irit, torsi yang besar, tangguh di tanjakan sampai sanggup disiksa untuk pejalanan yang sangat jauh yang tidak mampu dilakukan oleh mobil-mobil lain terutama yang bermesin bensin.
Dalam beberapa tahun terakhir banyak isu yang beredar tentang Isuzu Panther ini mulai dari kabar akan dihentikannya produksi karena akan diterapkannya standar emisi gas buang yang baru, sampai berita diskontinyu dan akan MU-X.
Tetapi faktanya sampai tahun 2018 ini Isuzu Panther masih dijual dengan mesin yang sama dengan mesin panther yang lama, dan masih laku, sampai panther secondnya juga banyak diburu.
Slogan Isuzu Panther sebagai "Rajanya Diesel" pun sebenarnya tidak salah, karena memang performanya (kekuatannya) dan nilai ekonomisnya sangat tinggi (irit dan perawatan mudah), hal ini sudah teruji selama puluhan tahun.
diantara varian Isuzu Panther yang lain (Touring, SMART, LV, LS), Panther Grand Touring (GTR) adalah menjadi varian tertinggi. Hal ini bisa dilihat dari tampilan luar yang lebih banyak ornamennya seperti side body moulding, spion yang dibenami lampu sein, roof rail, dan velg dengan sentuhan black chrome.
Sementara pada kabinnya Panther GTR sudah memakai jok dari kulit, sedangkan pada fitur entertaiment sudah memakai single DVD in-dash monitor, sementara pada varian Isuzu Panther lainnya tidak ada.
Karena Isuzu Panther dirancang sebagai passenger car atau mobil penumpang atau mobil keluarga, seluruh varian Panther baik yang Touring, Smart sampai GTR sebenarnya mampu memuat penumpang sampai 9 orang Plus barang bawaan, jadi benar-benar berbeda dengan mobil-mobil MPV 7 penumpang.