7 Penyebab Mesin Mobil Brebet

Mengendarai mobil brebet terasa sangat tidak nyaman bagi kita, disamping khawatir mobil mogok di jalanan menanjak atau saat berakselerasi (menyalip), mesin brebet juga membuat mobil terasa tersendat-sendat yang mengganggu kenyamanan berkendara kita. Nah sebenarnya ada beberapa hal yang sering menyebabkan mesin mobil brebet, sebenarnya tidak sulit-sulit amat karena hal ini masih terkait dengan pasokan bahan bakar, pasokan udara, pengapian, dll.
Berikut adalah penyebab paling sering mesin mobil brebet:
1. Sistem injeksi atau Karburator kotor
Nah pada mobil jaman sekarang sudah memakai injeksi sedangkan pada mobil jadul masih memakai karburator yang fungsinya sama yakni tempat untuk mencampur antara udara dan BBM lalu menyemprotkannya ke ruang bakar sesuai dengan takaran yang paling diseal.
Tetapi masalah yang sering timbul adalah sistem injeksi yang kotor dan karburator kotor, nah jika karburator kotor maka BBM akan tersumbat dan sedikit saja BBM tersumbat maka mobil bisa tersendat-sendat.
Nah solusinya jika penyebabnya karena kotornya karburator atau injeksi adalah dengan membongkar dan membersihkannya (di bengkel)
2. BBM tidak cocok
BBM yang tidak sesuai memang bisa menyebabkan mobil brebet karena hal ini pernah dialami admin mobilku.org. Nah solusinya adalah isi mobil dengan BBM yang tepat sesuai permintaan mesin, misalnya Avanza atau mobilio yang disarankan memakai pertamax lebih baik diisi pertamax (bukan bensin premium).
Karena setiap perkembangan jaman, teknologi mesin berkembang. Kebanyakan jika mesin berubah maka BBMnya juga berubah mengikuti permintaan mesin. Mesin mobil jadul biasanya memakai BBM premium (warna kuning), tetapi mobil keluaran 2010 sampai sekarang sudah memiliki rasio kompresi diatas 10:1 sehingga sudah tidak mungkin lagi meminum premium dengan RON 88, disarankan memakai pertamax ke atas ( pertamax plus, turbo, dll)
3. Sistem injeksi masuk angin
Nah ini juga bisa terjadi dimana pada slang saluran BBM tidak diisi penuh oleh bensin melainkan kemasukan angin, jika gelembung2 udara pada slang BBM ini mesuk ke ruang bakar maka akan terjadi ketidakseimbangan pembakaran sehingga terjadi letusan-letusan dan nyala mesin menjadi brebet atau tersendat-sendat.
Biasanya sistem injeksi masuk angin ini disebabkan mobil kehabisan BBM sehingga yang disedot adalah angin, atau mobil mengganti filter BBM.
4. Kerusakan ECU
ECu ini adalah sistem komputer yang mengatur EFI (pasokan bahan bakar) pada mobil-mobil modern, berbeda dengan mobil lama yang tidak membutuhkan ECU untuk mengatur seberapa debit BBM yang disemprotkan ke ruang bakar atau berapa volume udara atau yang lain.
Nah kerusakan ECU ini akan menyebabkan kekacauan volume pasokan BBM dan udara sehingga mobil menjadi brebet, tak jarang setelah brebet mobil menjadi mati.
Solusinya perbaiki ECU jika ada kabel pada board yang putus bisa di jumper, jika programnya salah bisa diinstal ulang (distandartkan)... intinya kalau ECU rusak ya perbaiki ECUnya
5. Filter BBM kotor
Ini mungkin saja terjadi karena kita terlalu sering mengisi BBM seelah mobil tangki mengisi BBM ke SPBU, filter BBM ini juga sering kotor akibat banyak mengisi BBM di pinggiran jalan yang tidak terjamin kebersihannya.
Banyaknya kotoran yang mengendap pada filter bensin ini akan menyumbat jalannya BBM ke karburator (karena terhambat kotoran di filter BBM tadi).
Solusinya beli filter baru atau bisa dengan membersihkan filter yang kotor tersebut
6. Busi sudah kotor/ minta ganti
Membersihkan busi idealnya dilakukan tiap 3 bulan sekali atau ketika service rutin, nah pada mobil-mobil yang sudah berumur terutama yang ruang bakarnya bermasalah akan harus lebih sering membersihkan busi karena busi cepat kotor akibat oli mesin yang merembes ke ruang bakar.
Pokoknya tergantung mobil yang dipunya, tetapi rata-rata pecinta otomotif membersihkan busi tiap 4000 km, dan mengganti busi tiap 20 ribu km.
Busi yang nyala apinya sudah lemah akan menyebabkan kepincangan pengapian yang menyebabkan mobil brebet
7. Filter udara kotor
sama dengan filter bensin yang kotor, jika filter udara kotor maka suplai udara ke sistem karburator akan berkurang (terhambat kotoran), solusinya dengan membersihkannya jika bisa, jika tidak bisa ya membeli filter udara yang baru

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini