Jika Mobil terasa Boros: Cek 4 Komponen Ini

Kebanyakan mobil yang sering dipakai menjadi lebih boros daripada mobil yang jarang dipakai, misalnya mobilnya sama-sama Avanza keluaran tahun 2012 tetapi satunya masih menempuh km 20 ribu, yang satunya sudah 80 ribu km maka konsumsi BBMnya akan berbeda (umumnya lebih boros yang sudah banyak dipakai).
Sebenarnya selain faktor usia mobil dan jarak tempuh (km mobil), ada beberapa hal juga yang mempengaruhi konsumsi BBM mobil, jika mobil pecinta otomotif mulai terasa boros bensin maka bisa melakukan pemeriksaan pada beberapa komponen berikut ini:
1. Filter udara sudah kotor
Filter udara ini harganya murah, akan tetapi dampaknya cukup terasa pada performa mobil dan konsumsi BBM mobil. Filter udara yang kotor bisa menghambat masuknya udara pada karburator/ injector yang memasok udara ke ruang bakar, kotornya filter udara ini akan membuat pasokan udara ke ruang bakar menjadi tidak seimbang dengan BBM yang dimasukkan ke ruang bakar sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna.
Pembakaran yang tidak sempurna akan membuat banyak uap bensin tidak terbakar dan dibuang melalui lubang knalpot, bahkan bisa juga bensin yang tidak terbakar ini akan menjadi kerak di ruang bakar.
Periksa filter udara ini, lakukan pergantian tiap 10 ribu km (maksimum 20 ribu km)... pembersihan bisa dilakukan tiap 4000 km dengan penyedot debu atau dibersihkan dengan kuas
2. Adanya kerak di ruang bakar
Kerak bisa timbul pada ruang bakar karena berbagai hal, tetapi yang paling banyak (90%) berasal dari pembakaran yang kurang sempurna. Pembakaran yang kurang sempurna ini bisa disebabkan oleh:
- BBM yang tidak sesuai dengan permintaan mesin: misal mesin meminta oktan 92, tetapi diisi BBM oktan 88
- Timing pembakaran tidak sesuai: menyebabkan bensin tidak terbakar sempurna dan menjadi kerak
- Karburator bermasalah: karburator bertugas mencampur bensin dan udara dengan pas, jika karburator buntu/ bermasalah maka pembakaran menjadi tidak sempurna
- Pemakaian: lama pemakaian juga akan membuat ruang bakar kotor (hal ini wajar)
Solusi bersihkan ruang bakar jika terasa kotor, pembersihan ruang bakar jika mesin normal dan ideal biasanya dilakukan tiap 20 ribu km.
Jika mesin tidak normal maka dalam 4000 km ruang bakar sudah kotor. Mesin tak normal ini pernah dialami admin mobilku.org ketika memajukan timing pembakaran, akhirnya saya mundurkan lagi sesuai standartnya dan sekarang mesinnya sudah normal
3.Karburator/ Injector tersumbat

Sistem pasokan bahan bakar yang terganggu menyebabkan pembakaran kurang sempurna dan banyak membuang uap bensin, sebagian besar masalah pada karburator atau injector adalah kotor atau tersumbat. Solusi hal ini adalah bersihkan karburator/ injector atau sistem pasokan BBM mobil
4. Ring Piston dan Piston sudah aus
Ring piston yang aus akan menyebabkan kompresi dalam ruang bakar tidak sempurna, kompresi (tekanan udara) yang tidak sempurna menyebabkan pembakaran tidak berjalan seperti yang diinginkan (pada tekanan dan suhu yang ideal) akibatnya bahan bakar tidak terbakar sempurna dan banyak dibuang lewat knalpot.
Terlebih jika ada masalah pada piston ataupun dinding silinder (baret atau cuil) maka kompresi akan jauh berkurang, bisa juga oli masuk ke ruang bakar melalui baret ini sehingga bensin akan bercampur dengan oli yang membuat sistem pembakaran jadi sangat tidak beres. Mobil menjadi sangat boros BBM dan tenaganya jauh berkurang, hal ini kadang-kadang ditandai dengan keluarnya asap putih sepanjang perjalanan.
Solusi jika masalah ada pada ruang bakar biasanya sampai turun mesin
Penyebab ringan lain mobil menjadi boros
- Tekanan ban terlalu rendah: menyebabkan cengkeraman ban ke aspal terlalu kuat sehingga mobil menjadi berat, jika mobil berjalan berat maka membutuhkan banyak tenaga yang otomatis membutuhkan banyak BBM untuk menjalankannya. Solusi pakai tekanan ban ideal antara 28 sampai 31 Psi
- Baca pada artikel berikut: Mobil menjadi lebih boros, ini penyebabnya!

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini