Situs Otomotif, mobil, mesin, eksterior, interior, akselerasi, kapasitas, spesifikasi, kecepatan, tenaga, konsumsi BBM, cc, modifikasi, terbaru, bekas, harga, fitur, dimensi, panjang, irit, kekurangan, kelebihan, bensin, solar, ban, suspensi, offroad, city car, hatchback, SUV, MPV, minibus, pick up, jip, sedan, 4x4, crossover, toyota, honda, suzuki, daihatsu, mitsubishi, bmw, chevrolet, mazda, isuzu, kia, nissan, ford, kijang, carry, avanza, jazz, freed, escudo, yariz, brio, panther, pajero

Hitung Jarak Aman Mobil saat Berkendara

Saat berkendara sering sekali kita dibingungkan untuk menentukan jarak aman yang tepat dari kendaraan didepan kita berapa meter? apa lagi bagi pemula pasti bertanya-tanya apakah ada pedomannya menentukan jarak aman mobil.... jawabnya ada !
jarak, aman, berkendara, kendaraan, berapa, mobil, menghitung, mengetahui
Ada dua aspek yang menentukan berapa meter kita harus menjaga jarak dengan kendaraan di depan, yang pertama adalah seberapa cepat otak berpikir untuk mengerem, dan yang kedua adalah seberapa pakem rem kita.
Berpatokan Kecepatan Mobil
Secara general rata-rata kendaraan dan rata-rata manusia membutuhkan jarak tertentu untuk mengerem atau disebut jarak aman kendaraan. berikut adalah pedoman mudahnya:
Kecepatan saat macet (0-15 km/jam)
Pada saat kondisi macet dan berjalan merayap kita dituntut lebih merapat, akan tetapi semerapat-merapatnya kita harus punya pedoman jarak aman... jarak aman dengan kendaraan di depan saat macet adalah sepanjang kita bisa melihat bagian belakang bawah kendaraan di depan kita:
* Berpatokan masih bisa melihat ban belakang kendaraan di depan kita, ini jika kita memakai mobil minibus tanpa moncong seperti Suzuki Carry, T120SS, atau yang lain. Sepanjang kita masih dapat melihat ban belakang kendaraan di depan kita artinya kita masih aman.
jarak, aman, kendaraan, mobil, macet, pedoman, bumper, roda, melihat
* Berpatokan pada bumper kendaraan di depan, jika kita memakai mobil yang bermoncong seperti kijang super, avanza, mobilio, dll. Sepanjang kita masih bisa melihat bumper belakang kendaraan didepan kita artinya masih aman, jika bumper sudah tidak kita lihat artinya jarak sudah sangat sempit dengan moncong mobil kita... memungkinkan tabrakan.
Kecepatan dibawah 60 Km/ jam
Pada kecepatan rendah ini paling mudah ditentukan, dimana jarak aman kendaraan adalah separoh dari kecepatan mobil, misalnya:
Kecepatan 20 km/ jam : jarak aman adalah 10 meter
Kecepatan 30 Km/ Jam: jarak aman 15 meter
Kecepatan 40 km/ jam: jarak aman 20 meter
Kecepatan 50 KPJ, jarak aman adalah 25 meter
Kecepatan 60 km/ jam: jarak aman 35 meter, mengapa ditambah 5 meter karena pada kecepatan ini manusia sudah sedikit kehilangan kendali sehingga butuh jarak lebih banyak untuk berpikir mengerem.
Kecepatan diatas 60 km/jam sampai 80 km/jam
Makin cepat laju mobil maka jarak aman juga makin lebar karena keterbatasan manusia dan teknologi pengereman, jika kecepatan 60 km/jam kebawah memakai pedoman 1/2 dari kecepatan, maka untuk 60 KPJ keatas menggunakan prinsip 2/3 dari kecepatan, misalnya
* Kecepatan 70 km/ jam, maka jarak amannya adalah 46 meter
* Kecepatan 80 km/jam, jarak aman 53 meter
Kecepatan diatas 80 km/ jam sampai 110 km/jam
Ini termasuk kecepatan tinggi sehingga harus sangat hari-hati, pakar safety memperhitungkan jarak aman pada kecepatan ini berpedoman 3/4 sampai 4/4 (1)
* Kecepatan 90 km/jam: jarak aman: 67 meter
* Kecepatan 100 km/jam: jarak aman 80 meter
* Kecepatan 110 km/jam: jarak aman 95 meter
Berpatokan waktu 3 detik
Jika kita cukup sulit mengingat jarak-jarak diatas biasanya orang akan berpatokan pada waktu yakni 3 detik, seandainya kendaraan didepan berhenti seketika kita hanya punya waktu 3 detik saja untuk menghentikan mobil.
Pedoman 3 detik ini banyak dipakai di luar negeri, caranya adalah dengan menarik garis khayal dari mobil di depan kita dengan laju mobil kita dan menggunakan tanda-tanda di sekitar jalan sebagai patokan... lebih mudahnya bisa dilihat pada gambar
menghitung, jarak, aman, kendaraan, berkendara, mobil, 3 detik, di depan, minimal
Di Indonesia juga banyak yang memakai pedoman 3 detik ini, bahkan sekelas rifat sungkar juga menyarankan memakai prinsip ini jika kesulitan menentukan jarak yang pas, akan tetapi di Indonesia sebenarnya kita akan kesulitan melaju di atas 60 km/jam karena padatnya kendaraan kecuali di jalan bebas hambatan.
Kalau admin mobilku.org sendiri berkendara tidak pernah lebih dari 60 Kpj karena resikonya yang terlalu tinggi, jika masuk selokan dengan kecepatan 70 km/jam wah habis kita... jadi selain resiko tabrakan kita juga harus memikirkan resiko lain misalnya rem blong/ ban pecah atau yang lain.... jadi berkendaralah yang aman yakni dibawah 60 km/jam, yah sekitar 50 km/jam sudah aman dan ideal.
kecepatan, maksimal, aman, mobil, kendaraan, berkendara
Nah sudah tahu kan bro bagaimana cara menghitung jarak aman kendaraan dengan kendaraan lain didepan kita? terserah mau pake yang mana berpedoman 1/2 dari kecepatan kita atau waktu 3 detik dari kendaraan di depan kita. Asal tetap hati-hati dalam perjalanan :-)