Membersihkan Karburator memakai Carburator Cleaner, ternyata Berbahaya

Karburator termasuk komponen paling penting pada mesin mobil atau motor, karburator ini berfungsi untuk mencampur bahan bakar dan udara untuk dimasukkan ke ruang bakar. Jika salah satu bagian karburator kotor atau tersumbat maka alirah bahan bakar atau udara juga tidak sebagus sebelumnya. Pengalaman admin mobilku.org adalah salah satu komponen dalam karburator (pilot jet) buntu dampaknya mobil tidak bisa di geber di Rpm tinggi, atau hanya terbatas pada angka 3500 Rpm saja dan tidak bisa melewati 4000 Rpm. Usut punya usut ternyata pada Rpm rendah bahan bakar disalurkan melalui main jet, sedangkan pada Rpm tinggi BBM akan disemprotkan melalui pilot jet, nah karena pilot jet tersumbat otomatis BBM hanya bisa disalurkan melalui main jet sehingga tidak bisa untuk Rpm tinggi.
Dampaknya cukup terasa dimana saat saya ingin melakukan akselerasi (menyalip kendaraan lain) atau sedang di tanjakan terpaksa mobil harus bertahan dengan Rpm rendah dan itu cukup menyiksa mesin.
Membersihkan karburator
Secara umum ada dua cara yang digunakan untuk membersihkan karburator mobil:
1. Dengan Carburator Cleaner yang disemprotkan ke air intake (saluran udara masuk) karburator, cara ini diharapkan carburator cleaner akan masuk ke dalam sela-sela komponen di dalam karburator bersamaan dengan bahan bakar yang merontokkan kerak
2. Dengan cara membongkar karburator dan membersihkan secara manual (satu-persatu) komponen/ bagian/ spuyer-spuyer karburator. Semua komponen karburator dilepas dan dibersihkan secara manual satu per satu di luar mobil. Cara inilah yang paling efektif meskipun membutuhkan tenaga/ biaya yang jauh lebih besar.
Kelebihan dan kekurangan masing-masing cara
* Membersihkan Karburator dengan Carburator Cleaner dari luar (cara 1) memang mudah dilakukan, tidak membutuhkan membongkar karburator. Cukup disemprotkan lalu tunggu sejenak lalu gas gas biar kotoran terlarut.
Lalu apakah cara mudah ini cukup efektif? ternayta tidak Sob, admin mobilku.org pernah ke bengkel dan dibersihkan dengan cara seperti itu, hasilnya memang sesaat terlihat enak dipakai akan tetapi hal tersebut tidak bertahan lama. Setelah 1 bulan pemakaian karburator admin balik lagi kotor dan malah parah, parahnya mesin menjadi lebih tidak bertenaga.
Setelah admin mobilku.org berkonsultasi dengan teknisi resmi Suzuki, ternyata pembersihan dengan cara seperti itu tidak dibenarkan. Menurutnya membersihkan dengan menyemprotkan carbu cleaner dari luar justru akan membuat kotoran dari luar masuk ke dalam karburator, ungkapnya.
Ada pula beberapa kasus kotoran yang terlarut bersama BBM dan Carbu cleaner tersebut masuk ke ruang bakar, bukan terbuang malah merusak ruang bakar. Kotoran dari karburator tersebut malah menjadi kotoran pada ruang bakar yang menggores dinding silinder sehingga dinding silinder menjadi baret-baret. Malah parah kerusakan mesinnya, awalnya karburator kotor malah merambat ke rusaknya ruang bakar
* Membersihkan dengan melepas karburator dan dibersihkan diluar mobil satu persatu
Cara ini memang ribet dan halah, ongkos jasanya saja hampir 300 ribu (285 ribu tepatnya untuk mobil Suzuki Katana), cara ini sangat bersih karena dilakukan di luar mobil (karburator dilepas terlebih dahulu), semua komponennya dilepas (sputer, mainjet, pilot jet, dll) dibersihkan secara terpisah. Setelah semua bersih baru dipasang lagi seperti semula.
Cara ini sebenarnya juga memakai Carbu Cleaner akan tetapi pemakaiannya dengan pembongkaran sehingga kotoran yang larut diluruhkan/ dibuang sebelum karburator dipasang kembali.
Cara ini memastikan saat karburator dipasang pada mobil karburator dalam keadaan bersih (tidak ada kotoran), karburator yang bersih menjamin tidak ada kotoran yang kemudian masuk ke mesin (ruang bakar) saat mobil dinyalakan. Tidak ada kemungkinan kerusakan ruang bakar.
Hasilnyapun juga terasa jauh lebih enak yang dibersihkan manual (dilepas dan dibersihkan atau cara ke 2).
Nah untuk sobat mobilku.org kami sarankan untuk membersihkan karbuurator dengan cara yang kedua, dan jika membawa ke bengkel saran kami ke bengkel resmi karena yang paling mengerti dengan mobil produknya.
baca; Pengalaman service ke bengkel resmi Vs bengkel biasa

Tidak ada komentar:

Isi komentar disini